Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) mulai menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat jelang Idulfitri 2026. Alokasi beras yang disalurkan sebanyak 22.067.580 (22.067 ton) kilogram dan Minyakita 4.413.516 liter.
Pemimpin Wilayah Bulog Sumsel Babel Mersi Windrayani mengatakan jumlah penerima bantuan beras (PBP) untuk dua wilayah kerjanya sebanyak 1.103.379 keluarga. Dengan rincian di wilayah Sumsel sebanyak 968.499 PBP dan Babel 134.880 PBP.
"Program bantuan pangan menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menstabilkan pasokan dan harga pangan pada Idul Fitri 2026. Menghadapi momen ini, Bulog Sumsel Babel mulai menyalurkan bantuan pangan sebanyak 22.067.580 kg beras dan 4.413516 liter MinyaKita dengan jumlah penerima 1.103.379 PBP," ujar Mersi, Rabu (18/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, tren kenaikan harga selalu terjadi pada momen menjelang hari besar keagamaan. Sehingga, penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat.
"Program bantuan pangan ini untuk membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat serta menjaga daya beli mereka, khususnya bagi keluarga yang rentan secara ekonomi. Kami berharap bantuan ini membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di daerah," katanya.
Distribusi bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna memastikan bantuan tepat sasaran dan berjalan lancar. Bulog juga memastikan kualitas beras yang disalurkan dalam kondisi baik dan layak konsumsi.
Penyaluran bantuan pangan ini dilakukan berdasarkan surat penugasan dari Badan Pangan Nasional Nomor 204. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
"Setiap PBP akan menerima bantuan beras sebanyak 20 kg dan Minyakita 4 liter untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026," ungkapnya.
