Pertumbuhan Ekonomi Palembang Naik, Pemkot Optimis Peningkatan 2026

Sumatera Selatan

Pertumbuhan Ekonomi Palembang Naik, Pemkot Optimis Peningkatan 2026

Mutiara Helia Praditha - detikSumbagsel
Rabu, 11 Feb 2026 06:01 WIB
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim
Foto: Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim (Mutiara Helia Praditha)
Palembang -

Pemerintah Kota Palembang mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,82 persen pada 2025, meningkat dibandingkan tahun 2024. Capaian tersebut dibahas dalam rapat evaluasi pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sekaligus persiapan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah tahun 2026.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengatakan peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh stakeholder yang terus dijaga oleh Pemkot Palembang. Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah dan pihak terkait menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Kota Palembang dari tahun 2024 ke 2025 meningkat cukup berarti. Dari 5,1 persen menjadi 5,82 persen," kata Aprizal kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi modal awal bagi Pemkot Palembang untuk menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi pada 2026. Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai upaya percepatan untuk mendorong perputaran roda ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk tahun 2026, Pemkot Palembang menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di atas capaian 2025. Aprizal menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan sembilan langkah konkret sebagai strategi percepatan, salah satunya melalui peningkatan realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

ADVERTISEMENT

"Langkah pertama adalah percepatan realisasi APBD. Kemudian peningkatan kinerja investasi, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA), serta langkah-langkah lain yang sudah dirumuskan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Korlena, menyampaikan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi tersebut masih bersifat sementara dan menunggu rilis resmi data tahunan dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Ia menambahkan, upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi juga dilakukan melalui dorongan investasi serta kemudahan perizinan bagi pelaku usaha, baik sektor industri kecil, menengah, maupun besar. Langkah ini diharapkan mampu menarik investasi dan membuka lapangan kerja baru di Kota Palembang.

Selain itu, Korlena menyebut kondisi ekonomi yang membaik turut berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan di Kota Palembang yang kini berada di bawah satu digit. Dengan menurunnya angka kemiskinan, daya beli masyarakat dinilai semakin membaik dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Daya beli masyarakat yang meningkat akan mendorong perputaran ekonomi. Ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi Kota Palembang," ujarnya.

Pemkot Palembang optimistis, dengan berbagai langkah percepatan tersebut, pertumbuhan ekonomi daerah pada 2026 dapat terus meningkat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads