Udara Palembang Masih Tidak Sehat Meski Diguyur Hujan

Sumatera Selatan

Udara Palembang Masih Tidak Sehat Meski Diguyur Hujan

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 29 Okt 2026 21:20 WIB
Ilustrasi Hujan
Ilustrasi Hujan (Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook)
Palembang -

Kualitas udara Palembang masih berada pada kategori tidak sehat atau kuning meski sudah diguyur hujan. Angka partikulat halus atau PM2.5 sore ini masih di atas 55,4 µg/m³ yang menjadi batas atas kategori sedang.

"Pukul 16.00-17.00 WIB kategori udara masih berada pada kategori tidak sehat. Masih di angka 61,6 µg/m³ dan 55,9 µg/m³ pada sore ini," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis, Kamis (29/10/2026).

Dia menyebut hujan yang terjadi pada siang-sore ini belum sepenuhnya membuat wilayah terdampak karhutla padam. Apalagi hujan yang terjadi belum merata di sejumlah daerah Sumsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Informasi tim Manggala Agni dari OKI, belum semua (wilayah karhutla) kena hujan. Jadi, masih ada lahan yang terbakar," katanya.

ADVERTISEMENT

Dampak hujan yang terjadi pun justru membuat asap semakin mengepul, khususnya di lahan berjenis gambut.

"Yang sudah kena hujan pun masih ada asap mengepul dari dalam lapisan gambutnya," jelasnya.

"Jadi, kualitas udara yang belum membaik yang terpantau dari stasiun ini karena asap karhutla masih mengarah ke Palembang. Kalau berdasarkan PM2.5 seperti itu," sambungnya.

Di sisi lain, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) terus dilakukan di wilayah Sumsel. Sejumlah daerah yang memiliki awan hujan disemai NaCl.

"Wilayah yang dilakukan OMC hari ini di Banyuasin, Palembang dan OKI," ungkapnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads