Operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan bahan semai natrium klorida (NaCl) di Sumatera Selatan, dilakukan sebanyak 8 sortie, Selasa (27/10/2026). Area penyemaian difokuskan di sejumlah wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Banyuasin, dan Palembang.
"OMC berlangsung sukses hari ini, karena dapat meningkatkan hujan di wilayah OKI dan sekitarnya," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis, Selasa (27/10/2026).
Hingga saat ini, 7 sortie telah dilaksanakan, sementara 1 sortie tersisa dijadwalkan berlangsung pada malam hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"OMC difokuskan di OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Palembang. Total dilakukan 8 sortie, tapi baru 7 sortie terlaksana dan 1 sortie baru dilakukan malam nanti," katanya.
Wandayantolis menyebut, upaya penyemaian ini dilakukan untuk membantu memicu terjadinya hujan di wilayah Sumsel. Terutama di daerah yang membutuhkan tambahan curah hujan di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Terpantau hujan di OKI dengan intensitas sedang terjadi di wilayah Pangkalan Lampam, sedangkan di Tulung Selapan hujan turun dengan intensitas ringan," ungkapnya.
"Hujan dengan intensitas sedang juga dilaporkan terjadi di wilayah Belitang, OKU Timur," sambungnya.
Wandayantolis berharap hujan yang turun dapat semakin meluas dan membasahi lahan-lahan yang membutuhkan air. Kondisi lahan yang kering diharapkan dapat menjadi lebih basah sehingga risiko terjadinya karhutla dapat menurun.
