Sebanyak enam sortie penyemaian dry ice di wilayah Palembang, akan dilakukan Kamis (22/10/2026). Peningkatan jumlah penyemaian itu melihat kondisi asap yang semakin tebal, imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
"Rencana akan dilakukan enam sortie hari ini, sudah terlaksana tiga sortie yang dilakukan oleh dua pesawat," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis, Kamis (22/10/2026).
Penyemaian tersebut dilakukan di tengah kondisi asap tebal yang masih menyelimuti Palembang. Kondisi ini menjadi perhatian sehingga upaya penanganan terus dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari sebelumnya, penyemaian dry ice juga dilakukan lima sortie dan NaCl satu sortie. Namun, hingga enam sortie dilakukan asap kiriman karhutla masih terjadi.
Berdasarkan peta hotspot dan arah angin, asap yang menyelimuti Palembang diperkirakan berasal dari wilayah timur Sumsel, terutama kawasan Muara Padang, Banyuasin, yang terpantau memiliki hotspot cukup tinggi.
"Angka PM2.5 di Palembang sempat mencapai angka 1.036 µg/m³ pada pukul 04.00 WIB. Mulai menurun pada pagi hari, namun kategorinya masih berbahaya," katanya.
Kelembaban yang mencapai 95 persen, juga mendukung terbentuknya kabut air yang bercampur dengan asap. Kondisi itu membuat udara terlihat semakin pekat dan jarak pandang terbatas.
"Jadi pagi ini kabut uap air bercampur asap. Asapnya memang tinggi, tetapi penurunan jarak pandang ini diperparah karena adanya kabut uap air," jelasnya.
Menurutnya, kabut air terbentuk ketika udara lembab yang terbawa angin dari arah timur, termasuk dari kawasan vegetasi dan wilayah laut, memasuki daratan. Saat udara lembap mengalami pendinginan hingga terjadi pengembunan, terbentuk butiran air halus yang kemudian tampak sebagai kabut.
Perpaduan kabut air dengan asap karhutla inilah yang membuat kondisi udara di Palembang terlihat semakin tebal pada pagi hari. Karena itu, penurunan jumlah hotspot tidak serta-merta diikuti dengan perbaikan jarak pandang apabila asap masih masuk dan kondisi atmosfer mendukung terbentuknya kabut.
