Hotspot Sumsel Turun Jadi Ratusan Titik, Lahan Gambut OKI Terbanyak

Sumatera Selatan

Hotspot Sumsel Turun Jadi Ratusan Titik, Lahan Gambut OKI Terbanyak

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Minggu, 18 Okt 2026 21:30 WIB
Pemadaman lanjutan dilakukan personel Manggala di Sumsel.
Pemadaman lanjutan dilakukan personel Manggala di Sumsel. (Foto: Manggala Agni)
Palembang -

Jumlah hotspot di Sumatera Selatan mengalami penurunan hingga menjadi ratusan titik. Jumlah titik panas yang terdeteksi hanya sebanyak 794 titik. Meski turun, kewaspadaan terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan tetap dilakukan.

"Update hingga pagi tadi jumlah hotspot harian yang terdeteksi sebanyak 794 titik. Hotspot terbanyak terpantau dari data Sipongi di wilayah lahan gambut yang mencapai 477 titik dan mineral 317 titik," ujar Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Minggu (18/10/2026).

Jumlah hotspot terdeteksi paling banyak tetap di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin, dan Banyuasin. Di muba, hotspot yang terpantau sebanyak 473 titik, terdiri dari gambut 339 titik dan mineral 134 titik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di Muba terpantau sebanyak 105 titik dengan gambut 43 titik dan mineral 62 titik. Sedangkan Banyuasin 66 titik dengan 62 titik di antaranya terdeteksi di gambut dan 4 titik di mineral.

"Tiga daerah masih mendominasi jumlah hotspot di Sumsel. Terbanyak di OKI, kemudian di Muba, dan Banyuasin," katanya.

ADVERTISEMENT

Jumlah hotspot yang terdeteksi itu juga seiring dengan angka kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di tiga wilayah tersebut.

Dia mengungkapkan jumlah hotspot pada Oktober sudah melampaui total September. September lalu tercatat sebanyak 32.789 titik, sedangkan 1-17 Oktober mencapai 34.219 titik.

"Total sepanjang Januari-17 Oktober 2026 sudah sebanyak 83.326 titik," ungkapnya.

Dari data rekapitulasi yang disampaikan BPBD Sumsel, jumlah hotspot tahun ini menjadi yang tertinggi sejak 2015. Pada 2015, jumlah sebaran hotspot tahunan mencapai 27.043 titik. Tertinggi berikutnya pada 2023 yang mencapai 20.547 titik dan 2019 sebanyak 17.391 titik.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads