Tim gabungan Polres Banyuasin, Polsek Banyuasin I, dan Polsek Rambutan terus menggelar patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, polisi mengecek lahan bekas karhutla untuk memastikan api tidak kembali menyala kemudian menyambangi warga untuk memberikan edukasi sekaligus mengingatkan bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.
Patroli yang melibatkan 10 personel gabungan itu berlangsung pada Senin (12/10), mulai pukul 08.00 WIB. Petugas menyasar dua wilayah, yakni Kelurahan Mariana dan Desa Sungai Gerong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengatakan selain mengecek bekas karhutla dan memberikan edukasi, petugas memasang banner berisi imbauan pencegahan karhutla di lokasi sasaran.
"Pemasangan banner itu agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran yang berisiko menimbulkan kebakaran hutan maupun lahan," katanya kepada wartawan, Senin (12/10/2026).
Risnan mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla. Menurutnya, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepatnya," katanya.
Risnan menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam meminimalkan risiko kebakaran. Karena itu, warga diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api serta segera memberikan informasi kepada petugas apabila menemukan potensi karhutla.
"Dari hasil patroli yang dilakukan di Kelurahan Mariana dan Desa Sungai Gerong, masyarakat telah menerima edukasi dan imbauan yang disampaikan personel gabungan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah sasaran terpantau aman dan kondusif," ungkapnya.
Petugas juga belum menemukan titik api maupun kejadian karhutla selama pelaksanaan patroli tersebut. Polres Banyuasin bersama jajaran menyatakan akan terus mengintensifkan patroli dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan.
"Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga sekaligus menekan potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Banyuasin. Saya mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sampai api membesar untuk melapor," ujar Kapolres.
"Informasi awal dari warga dinilai penting agar potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti dan tidak meluas ke area lainnya," tutupnya.
