Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru bersama Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah OKI dan sekitarnya melalui melalui Command Center Manggala Agni OKI, Minggu (11/10/2026). Keduanya berencana bermalam di lokasi titik api untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
"Kita akan bermalam di sana untuk melihat kondisi riil sekaligus memastikan penanganan karhutla berjalan dengan baik," ujar Deru, Minggu.
Usai memantau titik api melalui Command Center Manggala Agni, Deru menuju lokasi karhutla untuk melihat kondisi secara langsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deru mengatakan, kabut asap yang cukup tebal menjadi salah satu tantangan dalam upaya pemadaman melalui udara. Helikopter water bombing tak bisa beroperasi karena jarak pandang tidak memungkinkan.
"Setelah mendengar paparan dari petugas Manggala Agni, arah angin saat ini menuju utara, artinya dari OKI menuju Palembang. Sementara helikopter berada di Palembang, tepatnya di Lanud, sehingga kondisi jarak pandang menjadi salah satu kendala," jelasnya.
Untuk mendukung penanganan karhutla, Herman Deru menyebutkan bahwa upaya modifikasi cuaca (OMC) terus dilakukan. Pemprov Sumsel juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk otoritas penerbangan di Pangkalpinang, agar operasi modifikasi cuaca dapat terus berjalan.
"Sejak kemarin kita berkoordinasi dengan pihak di Pangkalpinang. Pesawat untuk modifikasi cuaca terus bekerja hingga saat ini," ungkapnya.
Selain mengoptimalkan penanganan melalui udara, Herman Deru menegaskan bahwa jumlah personel di lapangan juga akan ditambah untuk memperkuat upaya pemadaman dan penanggulangan karhutla.
Ia juga meminta seluruh petugas meningkatkan koordinasi serta memastikan informasi mengenai perkembangan titik api disampaikan berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Menurut Deru, informasi yang akurat dan terkini sangat penting agar langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Dalam tinjauan itu, juga dilakukan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat terdampak serta bantuan bagi petugas yang terlibat dalam penanggulangan karhutla.
