Anak Krakatau Siaga III, Penyeberangan Bakauheni-Merak Normal

Lampung

Anak Krakatau Siaga III, Penyeberangan Bakauheni-Merak Normal

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Sabtu, 10 Okt 2026 19:20 WIB
Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Foto: Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Tommy Saputra)
Lampung Selatan -

Status Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda naik menjadi Level III Siaga. Meski demikian, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Merak, Banten, maupun sebaliknya masih berjalan normal.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bakauheni, Capt Suratno, mengatakan hingga Sabtu (10/10/2026), pihaknya belum menemukan dampak signifikan aktivitas vulkanik Anak Krakatau terhadap operasional penyeberangan.

"Untuk saat ini penyeberangan masih sangat aman dan belum ada efek apa pun, baik penyeberangan sisi ASDP maupun penyeberangan sisi Bandar Bakau Jaya," kata Suratno, Sabtu (10/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut pelayanan penyeberangan masih beroperasi sesuai jadwal. Sebanyak 28 kapal dikerahkan untuk melayani pengguna jasa melalui tujuh dermaga di Pelabuhan Bakauheni.

"Operasional masih normal, semua masih normal," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Suratno menjelaskan, jarak Gunung Anak Krakatau dengan Bakauheni sekitar 45 kilometer. Sementara itu, pulau terdekat di kawasan Krakatau berjarak sekitar 12-13 kilometer dari wilayah kerja KSOP Bakauheni.

"Yang harus kita pahami sama-sama, jarak antara Anak Krakatau sampai dengan Bakauheni itu lebih kurang 45 kilo," tuturnya.

Menurutnya, hingga saat ini peningkatan status gunung api tersebut belum berdampak langsung terhadap aktivitas pelayaran di wilayah Bakauheni. Namun, kondisi operasional tetap mengacu pada perkembangan situasi di lapangan.

"Kalau ke penyeberangan itu kan sudah cukup jauh, hampir 40 kilometer lebih. Jadi, karena memang tingkat pengamanannya sekarang baru di lima kilometer, jadi memang belum sampai di titik tersebut," katanya.

Suratno menegaskan, pemantauan dilakukan terhadap layanan penyeberangan yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry maupun Bandar Bakau Jaya (BBJ), termasuk pelayanan di wilayah Muara Pilu.

"Insyaallah kalau untuk Bakauheni dan Muara Pilu, penyeberangan ASDP dan Bandar Bakau Jaya, sementara ini masih beroperasi normal semuanya," ujarnya.

Dia mengatakan belum ada laporan gangguan signifikan yang memengaruhi perjalanan kapal dari Bakauheni ke Merak maupun arah sebaliknya akibat aktivitas Anak Krakatau.

"Pada saat ini belum ada arah yang menjadikan satu hal signifikan mengganggu penyeberangan dari Bakauheni menuju Merak. Begitu juga dari Merak menuju Bakauheni, sementara ini masih cukup aman dan lancar," jelasnya.

Diketahui, status Gunung Anak Krakatau dinaikkan dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga pada Jumat (9/10) pukul 21.00 WIB. Peningkatan status tersebut menyusul aktivitas erupsi yang terus berlangsung.

Meski operasional penyeberangan masih normal, pengguna jasa diminta tetap mengikuti informasi resmi dari KSOP, operator penyeberangan, dan otoritas terkait. Perkembangan aktivitas vulkanik Anak Krakatau terus menjadi perhatian untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi pelayaran.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads