Sumatera Selatan

Kabut Asap Masih Selimuti Palembang, Langit Terlihat Kuning

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Selasa, 06 Okt 2026 20:00 WIB
Foto: Langit Palembang terlihat kuning dan berselimut kabut asap (Rio Roma Dhoni)
Palembang -

Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Palembang, bahkan membuat langit terlihat berwarna kuning.

Pantauan detikSumbagsel, Selasa (6/10/2026) siang, terlihat kabut asap masih sangat pekat di Kota Palembang bahkan langit terlihat berwarna kuning akibat asap yang cukup tebal.

Salah satu warga, Mela Puspasari (28) mengatakan sejak pagi, kabut asap cukup tebal dan hingga siang menjelang sore hari asap tersebut juga masih terlihat tebal. Lalu membuat langit terlihat berwarna kuning.

"Pagi hingga siang tadi asap tebal, sore ini juga masih tebal, mata juga lumayan perih. Memang kalau dilihat langit ini lumayan berwarna kuningan, matahari juga terlihat berwarna orange," katanya.

Senada dengan hal itu, Budiman (41) mengatakan matanya terasa sedikit perih saat mengendarai motor, bahkan dirinya tidak pernah lupa memakai masker saat keluar ruangan. Ia juga menuturkan bahwa, langit di Kota Palembang sedikit berwarna kuning karena kabut asap.

"Saat ini masker tidak pernah lupa dipakai kalau keluar rumah, asapnya memang tebal sekali. Iya langit memang terlihat berwarna kuning," katanya.

Berdasarkan pemantauan di Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang dan Stasiun PM2.5 Talang Betutu milik BMKG pada Selasa (6/10/2026), kualitas udara tercatat berada di level berbahaya sejak dini hari hingga pagi hari.

"Iya, kualitas udara masih dalam kategori berbahaya. Stasiun PM2.5 Musi 2 mencatat angka 815 µg/m³ pada pukul 05.00 WIB. Sedangkan di PM2.5 Talang Betutu mencatat 765,8 µg/m³ pada pukul 03.00 WIB," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan Wandayantolis.

Dari data pemantauan di Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang pada pukul 01.00 WIB angka PM2.5 di angka 307,2 µg/m³, kemudian angka tersebut terus meningkat setiap jamnya, hingga pada pukul 05.00 WIB berada di angka sangat tinggi yakni 815 µg/m³.

Setelah mencapai angka tertingginya, angkanya mulai berangsur menurun, pada 06.00 WIB di angka 810 µg/m³. Namun pada pukul 07.00 WIB turun cukup signifikan yakni 458,4 µg/m³.

Sementara itu di Stasiun PM2.5 Talang Betutu angka PM.25 tertinggi tercatat pada pukul 03.00 WIB di angka 765,8 µg/m³ dan mengalami penurunan hingga pada pukul 08.00 WIB di angka 258,7 µg/m³.

"PM2.5 tercatat berada di level berbahaya atau hitam sejak dini hari hingga pagi hari. Namun di pagi hari angka PM.25 mulai berangsur menurun," ujarnya.

Namun angka PM.25 pada siang hari mengalami penurunan hingga ke level tidak sehat atau kuning, pada pukul 12.00 WIB angka PM2.5 tercatat 147,7 µg/m³ dan hingga pukul 14.00 WIB berada di 125,7 µg/m³ atau berada di level tidak sehat.



Simak Video "Jokowi Jawab Keluhan Malaysia soal Asap dari Indonesia"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork