Seorang pria di Jambi Yakub (37) tewas ditikam temannya diduga gegara masalah utang-piutang. Korban mengalami luka tusuk senjata tajam di dada hingga tewas. Pelaku masih diburu polisi.
Peristiwa itu terjadi di RT 02, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Telanaipura, Ipda Zulhadi, membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, pihaknya telah melakukan olah TKP, untuk penyelidikan kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar, ada kejadian diduga penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang atau pembunuhan tersebut," kata Zulhadi saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Selasa (6/10/2026).
Zulhadi menerangkan sebelum penikaman itu, korban didatangi seorang pria sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian, keduanya ribut masalah utang-piutang. Namun, keributan tersebut dapat dilerai oleh warga setempat.
"Setelah bisa dilerai oleh masyarakat pada waktu itu, pelaku pergi kembali ke rumah tempat tinggalnya dan pada pukul 15.00 kembali lagi," ujarnya.
Saat itu, korban diserang pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis badik. Korban ditikam berkali-kali hingga tersungkur.
"Pada saat itulah pelaku mengeluarkan sebilah senjata tajam dan terus mengejar korban hingga setelah dapat korban dan langsung ditusuk berulang kali, hingga mengenai dada dan badan korban dan korban tersungkur," ungkapnya.
Setelah kejadian, pelaku melarikan diri dari lokasi. Sementara, korban sempat dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Lebih lanjut, Zulhadi menyebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Dari keterangan sementara, motif penikaman tersebut masalah utang-piutang.
"Motif kejadiannya, dari fakta-fakta dan dari keterangan saksi ada kaitannya dengan utang-utang. Dari keterangan awal yang kami terima dari saksi, ada dari utang-utang antara kedua-dua pihak," jelasnya.
Sementara itu, Zulhadi menyebut pihaknya telah mengantongi identitas pelaku. Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
"Untuk saat ini tersangka masih belum berhasil kami ketemukan karena melarikan diri dan sudah dalam proses pencarian dibantu oleh Polresta Jambi dan Polda Jambi," ujarnya.
