Sumatera Selatan

Korem 044/Gapo Perkuat Patroli Cegah Karhutla Kembali Muncul

Irawan - detikSumbagsel
Minggu, 04 Okt 2026 22:30 WIB
Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud (Foto: Irawan)
Palembang -

Korem 044/Garuda Dempo (Gapo) bersama personel gabungan terus melakukan patroli dan pemantauan di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api setelah kebakaran berhasil dipadamkan.

Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud turun langsung memimpin patroli sekaligus meninjau lokasi karhutla di kawasan Talang Jambi, perbatasan Palembang-Banyuasin, Minggu (4/10/2026).

Dari hasil pemantauan, petugas berhasil memadamkan api yang membakar sekitar dua hektare lahan gambut di kawasan tersebut. Namun, kondisi lahan yang kering dan didominasi gambut menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.

"Kita melakukan patroli dan berhasil memadamkan api di kawasan Talang Jambi, perbatasan Palembang-Banyuasin. Karhutla hampir dua hektare di sana," kata Khabib kepada wartawan, Minggu.

Khabib mengingatkan petugas untuk tetap mewaspadai potensi munculnya kembali api. Sebab, lahan gambut dapat menyimpan panas dan bara di bawah permukaan tanah meski api di permukaan telah berhasil dipadamkan.

"Di sini kondisinya lahan gambut dan cukup kering. Ini yang membuat petugas gabungan cukup kewalahan dalam melakukan pemadaman," ungkapnya.

Ia meminta personel gabungan terus melakukan patroli, baik di lahan yang sudah terbakar maupun di area sekitarnya yang belum terbakar, sebagai langkah pencegahan.

"Kami minta petugas juga terus melakukan patroli untuk mencegah terjadinya karhutla," ujarnya.

Menurut Khabib, penanganan kebakaran di lahan gambut tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat. Petugas harus melakukan pendinginan secara menyeluruh dan memastikan tidak ada titik panas yang tersisa di dalam maupun bawah permukaan tanah.

"Kadang-kadang di satu titik sudah kita padamkan, kemudian di titik lain muncul lagi. Begitu juga sebaliknya. Karena lahan gambut ini masih menyimpan titik panas di bawahnya," katanya.

Patroli dan pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kembali munculnya asap maupun bara dari lahan yang sebelumnya terbakar.

Khabib menyebut lokasi karhutla berada cukup dekat dengan permukiman warga. Karena itu, upaya pencegahan dilakukan agar api tidak kembali membesar dan merembet ke rumah masyarakat.

"Kebakaran ini lokasinya cukup dekat dengan perumahan masyarakat. Jadi ini menjadi perhatian kita bersama agar api jangan sampai merembet ke permukiman. Tadi juga api kita sekat agar tidak mendekat ke rumah warga," ungkapnya.

Personel TNI, Polri, Damkar Kota Palembang dan BPBD telah beberapa hari bersiaga di lokasi. Mereka secara bergantian melakukan pemadaman, pendinginan serta pemantauan kondisi lahan.

"Petugas sudah tiga hari standby di lokasi. Mereka bergantian melakukan pemadaman dan terus memantau kondisi di lapangan," jelas Khabib.

Ia menegaskan, penanganan karhutla di lahan gambut membutuhkan pemantauan berkelanjutan. Api yang terlihat padam belum tentu sepenuhnya aman karena bara dapat bertahan di bawah permukaan tanah dan kembali memicu kebakaran.

"Yang penting sekarang bagaimana api ini bisa kita kendalikan dan jangan sampai meluas. Kita harus terus melakukan pendinginan dan memastikan titik-titik panas tidak kembali memunculkan api," katanya.

Khabib mengapresiasi seluruh personel gabungan yang tetap berada di lapangan untuk menangani karhutla. Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, Damkar dan BPBD diperlukan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman serta menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

"Kita terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang ada, Polri, Damkar maupun BPBD. Semua bergerak bersama untuk melakukan pemadaman dan menjaga agar masyarakat tetap aman," pungkasnya.



Simak Video "Video Situasi Karhutla Terkini: Titik Api di Kalimantan Naik, Sumatera Turun"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork