Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Sumatera Selatan terus memperkuat upaya pemadaman sekaligus perlindungan habitat satwa di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Banyuasin. Pemeriksaan kesehatan gajah yang berada di kawasan tersebut juga terus dilakukan.
Komandan Korem 044/Garuda Dempo (Gapo) Brigjen TNI Khabib Mahfud mengatakan pihaknya bersama instansi terkait meninjau langsung lokasi karhutla, sekaligus mengecek kondisi satwa di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan.
"Kegiatan hari ini kita melaksanakan pengecekan titik karhutla SM Padang Sugihan secara langsung," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Khabib, penanganan karhutla di wilayah itu dilakukan melalui patroli udara, pemadaman darat, dan operasi water bombing. Upaya tersebut melibatkan satgas karhutla bersama unsur Manggala Agni dan lainnya.
"Karhutla ini terjadi di lahan kurang lebih 90 hektare yang terbakar. Alhamdulillah sampai dengan saat ini sudah terkendali," ujarnya.
Saat ini upaya pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan titik api yang tersisa tidak kembali meluas, terutama karena lokasi kebakaran berada di kawasan konservasi yang menjadi habitat berbagai jenis satwa.
Selain mengecek kondisi area terdampak kebakaran, rombongan juga melihat langsung kondisi gajah yang berada di kawasan tersebut. Berdasarkan pemeriksaan bersama dokter dan pihak terkait, hingga saat ini tidak ditemukan gajah yang mengalami gangguan kesehatan akibat dampak asap karhutla.
Ia juga menjelaskan saat melakukan penanganan di lapangan, Khabib juga mengapresiasi keterlibatan PT Bumi Mekar Hijau (BMH), PT Bumi Andalas Permai (BAP), dan PT SBA Wood Industries, yang merupakan mitra pemasok APP Group, dalam mendukung penanganan karhutla serta upaya perlindungan satwa di kawasan Padang Sugihan.
"Kita juga memberikan apresiasi terhadap perusahaan yang terlibat dalam upaya pemadaman karhutla ataupun dalam menjaga satwa, yakni PT Bumi Mekar Hijau, PT Bumi Andalas Permai, dan PT SBA Wood Industries yang merupakan mitra pemasok APP Group," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BKSDA Sumsel Daniwari Widiyanto mengatakan pengendalian karhutla di kawasan konservasi tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mencegah dampaknya terhadap sumber daya alam hayati dan habitat satwa.
"Satwa-satwa yang ada di sini kami pantau terus setiap harinya, seperti gajah, baik gajah binaan maupun gajah liar. Habitat yang sudah termonitor dan teridentifikasi sebagai habitatnya pasti menjadi prioritas kami amankan di lapangan," ujarnya.
BKSDA Sumsel bersama para pihak juga berupaya memastikan area-area penting bagi satwa tidak terdampak kebakaran. Dukungan operasi water bombing maupun pemadaman darat dari berbagai pihak, termasuk perusahaan, menjadi bagian dari langkah bersama untuk membatasi penyebaran api.
Di tengah kondisi musim kemarau, pemantauan kesehatan gajah juga diperkuat. Pemberian nutrisi tambahan seperti buah-buahan dan bubur nutrisi, serta obat-obatan sesuai kebutuhan medis dilakukan untuk menjaga kondisi satwa.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, satgas karhutla, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat, baik dalam pengendalian kebakaran maupun perlindungan keanekaragaman hayati di SM Padang Sugihan.
