Polisi mengamankan perempuan berinisial DM dan ayah kandungnya berinisial S terkait penemuan bayi laki-laki di salah satu musala di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Polisi menduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan sedarah atau inses.
KBO Satres PPA & PPO Polres Muratara Ipda Henry Martadinata mengatakan awalnya DM melahirkan bayinya di Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau pada Senin (28/9/2026).
"Bayi tersebut lahir di Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau sekitar empat hari yang lalu dan kemudian langsung dibawa ke Nibung," katanya, Jumat (2/10/2026)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, DM kemudian meletakkan bayi tersebut diletakkan di musala di Desa SP-9. Kecamatan Nibung, Muratara, Sumatera Selatan, pada Kamis (1/10/2026).
"Bayi tersebut kemudian ditemukan oleh penjaga musala sekitar pukul 19.00 WIB. Setelah itu bayi tersebut kemudian dititipkan kepada warga yang ada di sana," jelasnya.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul bayi tersebut. Henry mengungkapkan hasil pemeriksaan mengarah kepada DM yang diketahui merupakan ibu bayi tersebut.
Dalam pemeriksaan, akhirnya terungkap dugaan bahwa ayah biologis bayi tersebut adalah S yang merupakan ayah kandung DM. Henry mengatakan S juga telah diamankan di Polres Muratara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Kalau ibunya inisial DM, kalau ayah si bayi berinisial S yang juga merupakan ayah kandung si DM. Ayahnya juga kita amankan untuk diperiksa," ungkapnya.
Henry mengatakan bayi tersebut hingga kini masih berada di rumah warga yang menemukan pertama kali.
"Bayi itu diketahui baru berusia sekitar empat hari. Untuk sementara waktu masih di Nibung, dititipkan kepada warga yang menemukan, masih diasuh di sana," ujarnya.
Henry menyebut DM saat ini masih berstatus sebagai mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kota Lubuklinggau.
Ia mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami terkait kapan dan di mana dugaan persetubuhan antara S dan DM terjadi.
"Terkait berapa kali dan di mana S melakukan persetubuhan dengan anaknya sendiri masih kita dalami. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Muratara dihebohkan dengan penemuan bayi laki-laki di sebuah musala. Bayi tersebut ditemukan oleh salah satu pengurus musala dan kemudian dirawat sementara oleh warga sekitar.
Setelah mendapat informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengungkap dugaan bahwa bayi tersebut lahir dari hubungan sedarah antara seorang perempuan dengan ayah kandungnya sendiri.
