2 Helikopter Water Bombing Dikerahkan untuk Padamkan Karhutla di OKI

Sumatera Selatan

2 Helikopter Water Bombing Dikerahkan untuk Padamkan Karhutla di OKI

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Rabu, 30 Sep 2026 20:40 WIB
Karhutla di wilayah Pedamaran, OKI.
Karhutla di wilayah Pedamaran, OKI. (Foto: Istimewa)
OKI -

Dua helikopter water bombing dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Pemadaman dilakukan di Pedamaran dan Pampangan.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan pemadaman jalur udara dilakukan oleh dua helikopter WB pada Rabu (30/9/2026). Beberapa lokasi yang terbakar di antaranya di Pedamaran dan Pampangan.

"Hari ini pemadaman lanjutan melalui jalur udara dilakukan di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), titik yang terbakar di Pedamaran dan Pampangan. Ada dua helikopter WB yang ditugaskan untuk pemadaman," ujarnya, Rabu (30/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Katanya, tiga helikopter yang standby sedangg dilakukan maintenance. Sehingga, hanya dua helikopter WB yang beroperasi.

"Sedangkan satu helikopter WB tengah reposisi pemadaman di Taman Nasional Way Kambas di Lampung," katanya.

ADVERTISEMENT

Sementara untuk pemadaman Selasa (29/9/2026), tiga helikopter dikerahkan untuk pemadaman di OKI dan Muara Enim.

Pemadaman di OKI, dilakukan di wilayah Pedamaran yang melakukan 52 kali WB. Lahan yang terbakar seluas 30 hektare dengan perkiraan padam 10 hektare.

Selain itu, karhutla di Mesuji dilakukan 27 kali WB. Luas lahan yang terbakar mencapai 15 hektare dan berhasil dipadamkan 5 hektare.

"Hingga akhir pemadaman kemarin, kondisinya masih berasap," jelasnya.

Sementara pemadaman di Muara Enim, dilakukan di wilayah Gelumbang. Pemadaman dilakukan dengan 48 kali WB di lahan seluas 10 hektare yang terbakar dan 4 hektare berhasil dipadamkan.

"Di wilayah ini juga kondisnya masih berasap," tukasnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads