Kabut Asap di Jambi Masih Pekat, Pagi Hari Jarak Pandang 1 Kilometer

Jambi

Kabut Asap di Jambi Masih Pekat, Pagi Hari Jarak Pandang 1 Kilometer

Ferdi Almunandar - detikSumbagsel
Selasa, 29 Sep 2026 15:40 WIB
Kabut asap terlihat pekat pagi ini jarak pandang terganggu
Kabut asap terlihat pekat pagi ini jarak pandang terganggu (Foto: Ferdi Almunanda)
Jambi -

Kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi hingga membuat jarak pandang pada pagi hari hanya satu kilometer. Asap itu kiriman dari Sumatera Selatan (Sumsel).

Berdasarkan keterangan Prakirawan/Forecaster On Duty BMKG Jambi, Randy HB secara umum wilayah Jambi masih mendapat distribusi asap dari provinsi tetangga, terutama Sumsel.

"Ini sebagian asap distribusi dari Provinsi tetangga Sumsel," katanya kepada detikSumbagsel, Selasa (29/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Randy mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Jambi juga turut berkontribusi terhadap penyebaran asap ke daerah lain, termasuk menuju Pekanbaru.

"Kalau secara umum Jambi terdistribusi asap dari Provinsi tetangga yaitu Sumsel. Namun asap karhutla yang ada di Jambi juga menyebar ke provinsi lain seperti Pekanbaru," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Randy menyebut, jika kabut asap ini juga membuat kondisi jarak pandang di wilayah Jambi mulai menurun. Sekitar pukul 07.00 WIB jarak pandang berkisar antara satu kilometer.

Sementara itu, arah angin secara umum juga bergerak dari tenggara hingga selatan dengan kecepatan berkisar 5-35 km/jam.

"Kabut asap yang pekat ini kemungkinan besar akan terus terjadi hingga sore nanti, melihat arah angin yang masih mengarah ke tenggara," ujarnya.

Sementara itu, Data kualitas udara Jambi, berdasarkan data pada pukul 08.00 WIB, 29 September 2026 yang terlihat pada pemantauan IQAir AQI⁺ US diangka 272 dengan kategori: Sangat Tidak Sehat.

Masyarakat juga diminta tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah lantaran kondisi asap yang tidak sehat buat pernapasan manusia. Randy juga mengimbau agar masyarakat tetap menggunakan masker jika harus keluar rumah.

"Tetap menggunakan masker jika bepergian dan tetap menjaga kesehatan," tegasnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads