Sempat Tebal, Kabut Asap di Babel Kiriman Kalimantan Memudar

Bangka Belitung

Sempat Tebal, Kabut Asap di Babel Kiriman Kalimantan Memudar

Deni Wahyono - detikSumbagsel
Senin, 28 Sep 2026 23:41 WIB
Citra Sebaran Asap di Indonesia
Foto: Citra Sebaran Asap di Indonesia (Dok. BMKG)
Pangkalpinang -

Kabut asap yang menyelimuti wilayah Bangka Belitung (Babel), Khususnya Kota Pangkalpinang mulai memudar. Kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan dua hari sebelumnya setelah terdampak kabut asap daerah Kalimantan.

"Dari pantauan citra sebaran asap di atas wilayah Provinsi Bangka Belitung sudah tidak terkena sebaran dari Kalimantan," kata Prakirawan BMKG Depati Amir Pangkalpinang Bimo Satria Nugroho dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).

"Terpantau di wilayah sekitar Bandara (Depati Amir) sudah membaik dengan jarak pandang 10.000 meter. Namun di wilayah Bandara Hanandjoedin (Belitung) terpantau kabut asap masih sekitaran 4.000 meter," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data dari BMKG, pada Minggu (27/9) pukul 00.00-23.00 WIB, total ada 65 titik panas terdeteksi di wilayah Bangka Belitung. Titik panas terbanyak di wilayah Kabupaten Bangka Selatan (Basel).

"Titik panas di wilayah Babel dari pantauan hotspot ada 65 titik, dengan titik panas dominan banyak terdapat di Bangka selatan 28 titik panas. Jika titik panas terkonfirmasi adanya kebakaran hutan maka turut menyumbang kabut asap yang terjadi," sebutnya.

ADVERTISEMENT

Bimo menjelaskan, kondisi ini tentunya jauh lebih baik dari 2 hari sebelumnya yakni pada hari Sabtu dan Minggu. Menurutnya, saat itu sejumlah wilayah hampir terdampak atau diselimuti kabut asap kiriman dari daerah Kalimantan.

"Berdasarkan citra sebaran asap dan data angin terpantau pergerakan angin (2 hari terakhir) dominan dari arah timur dan tenggara sehingga diindikasikan juga ada pengaruh sebaran asap dari Daerah Kalimantan yang bergerak menyebar ke arah barat laut - utara hingga mencapai wilayah Bangka Belitung," terangnya.

"Hampir sebagian besar (Sabtu-Minggu) wilayah Bangka Belitung (diselimuti kabut asap). Namun dengan tingkat kekaburan yang berbeda beda, untuk wilayah Belitung lebih tebal," sambungnya.

Menurutnya, pada Sabtu (26/9), wilayah Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung, jarak pandang atau visibility menurun cukup rendah sampai 1.000 meter. Sedangkan di Bandara Depati Amir Pangkalpinang sekitar 2.000 meter.

Lalu, pada Minggu (27/9), jarak pandang di Bandara Depati Amir antara 2.500-5.000 meter. Sedangkan Bandara Belitung jarak pandang diantara 1.500-4.000 meter.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads