Aki yang menjadi bagian dari perangkat pemantauan Gunung Anak Krakatau (GAK) hilang. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan dicuri.
Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau (GAK) Lampung Selatan, Suwarno mengatakan total ada 8 unit yang dilaporkan hilang.
"Kemarin setelah tim mendatangi GAK, ada 8 Unit Accu (aki) yang hilang dicuri," katanya, Senin (28/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pihaknya juga mendapati beberapa bagian alat pemantau yang mengalami kerusakan di antaranya solar panel.
"Tim juga mendapati 11 Solar Panel rusak, kemungkinan besar kerusakan disebabkan terkena lontaran material dari erupsi, kini yang masih berfungsi tersisa 3 unit," jelasnya.
Suwarno menyebut pihaknya telah memasang 2 Accu (Aki) untuk menyalakan sensor maupun CCTV guna memfungsikan alat pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
"Jadi kemarin kita pasang 2 Accu, itu untuk menyalakan sensor seismik, CCTV, dan Radio Telemetri yang kemarin sempat rusak pada aktivitas erupsi," tuturnya.
"Untuk sebagian sensor atau peralatan lain terpaksa tidak dipasang dulu karena sistem catu daya yang tidak cukup," imbuh Suwarno.
Sebelumnya, sejumlah aki yang menjadi bagian dari perangkat pemantauan Gunung Anak Krakatau (GAK) hilang. Hilangnya aki tersebut diketahui saat tim Pos Pantau GAK Lampung Selatan mengecek peralatan pemantauan yang rusak pada Minggu (27/9/2026).
