Harga Cabai di Palembang Masih Tinggi, Pedagang Kurangi Stok

Sumatera Selatan

Harga Cabai di Palembang Masih Tinggi, Pedagang Kurangi Stok

Marshanda, Vinsca Hardyanti - detikSumbagsel
Senin, 28 Sep 2026 17:40 WIB
Harga pangan di Pasar KM 5 Palembang yang sebagian mengalami kenaikan
Foto: Harga pangan di Pasar KM 5 Palembang yang sebagian mengalami kenaikan (Marshanda)
Palembang -

Sejumlah harga pangan di Pasar KM 5 Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mulai mengalami penurunan. Meski demikian, harga cabai masih terbilang tinggi mencapai Rp55 ribu per kilogram (kg). Kondisi tersebut membuat konsumen mengurangi jumlah pembelian.

Hal tersebut diungkapkan Erna (55), pedagang cabai di Pasar KM 5. Ia mengatakan biasanya dapat menghabiskan 60 kg cabai dalam sehari. Namun saat harga cabai masih tinggi, penjualannya mengalami penurunan.

"Semua barang naik, biasanya orang beli 1 kg jadi 1/2 kg. Kita pedagang ini susah kalau barang naik penghasilan kita masih seperti inilah. Apalagi kita sebagai rakyat kecil," kata Erna saat ditemui di Pasar KM 5, Senin (28/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga ayam mengalami penurunan dari sebelumnya sekitar Rp42 ribu hingga Rp45 ribu menjadi Rp38 ribu/kg. Meski harga turun, kondisi pasar masih sepi pembeli.

"Harga ayam Rp38 ribu, kemarin Rp42 ribu sampai Rp45 ribu. Masih sepi walaupun harga udah turun," kata Romiyanti (43), pedagang ayam di Pasar KM 5.

ADVERTISEMENT

Selain ayam, bawang merah dan bawang putih juga mengalami turun harga. Saat ini, bawang merah dijual sekitar Rp28 ribu/kg, sedangkan bawang putih Rp30 ribu/kg. Sebelumnya, harga bawang merah sempat mencapai Rp40 ribu/kg.

Pedagang bawang, Marisa (45), mengatakan penurunan harga belum membuat penjualan kembali ramai. Ia bahkan kesulitan menghabiskan 30 kg bawang dalam sehari.

"Sekarang ini habisin 30 kg dalam sehari saja susah," ujarnya.

Untuk telur, harganya masih berada di kisaran Rp22 ribu/kg untuk telur biasa dan Rp24 ribu/kg untuk telur omega.

Sementara itu, sejumlah bahan pokok di Pasar Padang Selasa, Palembang, mengalami kenaikan. Salah seorang pedagang, Maria (40), mengatakan hampir seluruh bahan jualannya mengalami kenaikan harga. Mulai dari cabai, bawang, hingga daun bawang ikut mengalami kenaikan.

"Untuk harga naik semua, mulai dari cabai, bawang, bahkan daun bawang pun ikut naik," ujar Maria, Senin (28/9/2026).

Menurut Maria, harga cabai saat ini mencapai sekitar Rp100 ribu/kg. Harga tersebut membuat pembeli mulai mengurangi jumlah belanja. Jika sebelumnya pembeli mampu membeli seperempat kilogram, kini sebagian hanya membeli sekitar satu ons.

"Yang biasanya beli seperempat, sekarang jadi beli satu ons," katanya.

Maria menduga kenaikan harga sejumlah bahan pangan tersebut dipengaruhi oleh cuaca saat ini yang sedang kemarau. Menurutnya, kenaikan harga secara langsung berdampak terhadap penjualan karena pembelian masyarakat ikut menurun.

Pedagang ayam, Pepi (46), mengatakan harga ayam justru mengalami penurunan dibandingkan minggu sebelumnya. Saat ini, harga ayam berada di kisaran Rp40 ribu/kg turun dari sebelumnya sekitar Rp43 ribu/kg.

"Untuk harga ayam sekarang ini Rp40 ribu/kg, ini mengalami penurunan karena minggu lalu Rp43 ribu/kg," kata Pepi.

Pepi memperkirakan perubahan harga ayam salah satunya dipengaruhi oleh harga pakan. Selain itu, pembelajaran jarak jauh (PJJ) juga berpengaruh terhadap permintaan ayam, terutama karena tidak adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang biasanya dapat meningkatkan kebutuhan ayam.

"Kekhawatiran pedagang ketika semua bahan pokok naik, jumlah pembeli akan turun dan mengakibatkan pendapatan berkurang," ujarnya.

Ia berharap apabila terjadi kenaikan harga, nilainya tidak terlalu tinggi karena kondisi tersebut cukup dikeluhkan masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang harus mengatur pengeluaran dengan pendapatan yang terbatas.

Salah seorang pembeli, Susilawati (37) menjelaskan dirinya mengurangi sejumlah kebutuhan dan mengganti konsumsi daging menjadi ayam.

"Saya lebih memilih untuk mengurangi porsi, seperti yang biasanya masak daging sekarang pindah ke ayam," ujarnya.

Ia berharap harga bahan pokok dapat segera stabil dan tetap sesuai dengan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads