Tim Slog Polri Bantu Padamkan Karhutla di OKI dengan Drone dan Cairan X-Fire

Sumatera Selatan

Tim Slog Polri Bantu Padamkan Karhutla di OKI dengan Drone dan Cairan X-Fire

Irawan - detikSumbagsel
Minggu, 27 Sep 2026 21:20 WIB
Pemadaman karhutla di OKI menggunakan drone
Pemadaman karhutla di OKI menggunakan drone (Foto: Istimewa)
OKI -

Tim Staf Logistik (Slog) Polri membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Pemadaman dilakukan dengan memanfaatkan drone khusus karhutla dan cairan pemadam X-Fire.

Tim yang dipimpin Brigjen Pol Hery Santoso tersebut melakukan pemadaman di sejumlah titik yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Salah satu lokasi penanganan berada di Desa Sungai Bungin, Kecamatan Pangkalan Lampam, OKI. Kegiatan pemadaman dilakukan sejak Sabtu (26/9) hingga Minggu (27/9) siang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, tim juga melakukan penanganan karhutla di sekitar ruas Tol Kapal Betung yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.

Hery mengatakan, penggunaan drone khusus karhutla menjadi salah satu solusi untuk menjangkau titik api yang memiliki medan sulit, termasuk lokasi yang jauh dari sumber air.

ADVERTISEMENT

"Pemadaman menggunakan drone karhutla dan cairan X-Fire dinilai cukup efektif karena dapat menjangkau lokasi yang sulit didatangi secara langsung, baik karena kondisi medan maupun keterbatasan sumber air," kata Hery kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).

Menurut Hery, teknologi tersebut sebelumnya telah diuji coba dalam penanganan karhutla di Kabupaten Ogan Ilir. Hasil uji coba itu kemudian menjadi salah satu pertimbangan untuk diterapkan dalam penanganan kebakaran di wilayah OKI.

Penggunaan drone karhutla dan cairan X-Fire menjadi salah satu upaya pemadaman dari udara. Teknologi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penanganan sekaligus mengurangi risiko personel yang bertugas di lapangan.

"Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan penanganan terhadap karhutla agar kebakaran tidak terus meluas," ujarnya.

Hery juga mengingatkan masyarakat dan seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla. Salah satunya dengan tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan metode pembakaran.

Dia menegaskan, pembakaran lahan dapat menimbulkan dampak luas, termasuk kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat dan kualitas udara.

"Ayo kita jaga alam sekitar kita. Alam tetap lestari tanpa terbakar dan bebas asap," tegasnya.

Hery menambahkan, OKI memiliki kawasan lahan gambut yang cukup luas. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah rentan terbakar. Di sisi lain, beberapa titik memiliki medan yang sulit dijangkau serta keterbatasan sumber air.

Karena itu, penanganan karhutla di wilayah tersebut membutuhkan upaya ekstra, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads