Sebanyak enam helikopter water bombing dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan. Empat helikopter di antaranya dipusatkan melakukan pemadaman di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI).
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan pemadaman karhutla tak hanya dilakukan di OKI, tapi juga di Banyuasin dan Muara Enim, Kamis (24/9/2026). Di dua wilayah ini, dua helikopter dikerahkan untuk pemadaman.
"Kemarin helikopter WB dikerahkan untuk pemadaman di OKI, Banyuasin, dan Muara Enim. Terbanyak dikerahkan ke wilayah OKI, empat unit. Dua unit lagi dibagi ke Banyuasin dan Muara Enim," ujar Sudirman, Jumat (25/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemadaman karhutla di wilayah OKI dilakukan di Cengal, Sungai Menang, Tulung Selapan, Sungai Bungin, dan Pangkalan Lampam. Sementara di Muara Enim pemadaman dilakukan di Gelumbang dan Banyuasin di Muara Padang.
Dia merincikan, karhutla di OKI terjadi di Sungai Menang yang tercatat seluas 10 hektare. Upaya pemadaman dengan 14 kali WB dan berhasil dipadamkan 4 hektare.
Di Cengal, karhutla yang terjado seluas 8 hektare dan telah dilakukan 12 kali WB. Lahan berhasil dipadamkan seluas 4 hektare. Di Tulung Selapan, lahan yang terbakar seluas 10 hektare dan telah dilakukan 13 kali WB. 5 hektare di antaranya berhasil dipadamkan.
Karhutla paling parah terjadi di wilayah Sungai Bungin. Perkiraan luas lahan terbakar mencapai 10 hektare. Upaya pemadaman dilakukam hingga 66 kali WB. Luas karhutla yang disiram mencapai 5 hektare.
Di Pangkalan Lampam, karhutla terjadi seluas 8 hektare. Dilakukan 34 kali WB dan 4 hektare berhasil dipadamkan.
Di Muara Enim, karhutla yang terjadi di Gelumbang seluas 10 hektare. Upaya pemadaman dilakukan dengan 84 kali WB dan berhasil memadamkan 5 hektare.
Sedangkan di Banyuasin, karhutla terjadi di Muara Padang seluas 13 hektare. Upaya pemadaman dilakukan dengan 59 kali WB dan berhasil dipadamkan 6 hektare.
"Seluruhnya hingga akhir pemadaman masih dalam kondisi berasap. Pemadaman akan dilanjutkan hari ini setelah menerima informasi hotspot dari patroli udara," katanya.
