Hotspot Sumsel Kembali Terpantau Ramai, Paling Banyak di OKI

Sumatera Selatan

Hotspot Sumsel Kembali Terpantau Ramai, Paling Banyak di OKI

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 24 Sep 2026 21:00 WIB
Karhutla di Kebun Raya Sriwijaya, Sumsel
Foto: Ilustrasi karhutla di Sumsel (Dok. Manggala Agni)
Palembang -

Hotspot atau titik panas di wilayah Sumatera Selatan mengalami penurunan dalam sepekan terakhir. Jumlah hotspot harian yang tercatat hanya berkisar ratusan titik sejak 18 September 2026.

"Sejak 18 September jumlah hotspot secara harian mengalami penurunan. Jumlahnya hanya di kisaran ratusan titik. Angka itu jauh menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai ribuan titik," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Kamis (24/9/2026).

Dia mengungkapkan, pada 18 September jumlah hotspot tercatat sebanyak 567 titik. Kemudian pada hari berikutnya naik menjadi 685 titik dan 759 titik. Pada 21 September turun menjadi 289 titik, setelahnya 143 titik, dan kembali naik pada 23 September menjadi 313 titik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penurunan jumlah hotspot ini karena hujan yang terjadi beberapa kali dalam beberapa hari terakhir di beberapa wilayah Sumsel," katanya.

Sebelumnya, jumlah hotsot tertinggi tercatat pada 16 September lalu yang mencapai 3.093 titik. Angka harian itu menjadi yang tertinggi sepanjang 2026.

ADVERTISEMENT

"Sementara sepanjang 1-23 September, jumlah hotspot yang tercatat di Sumsel sebanyak 23.518 titik," tambahnya.

Jumlah hotspot itu terdeteksi paling banyak di lima daerah. OKI dengan jumlah hotspot terbanyak, 6.770 titik. Kemudian Banyuasin 4.376 titik, Muba 3.888 titik, Muara Enim 2.863 titik, dan Mura 1.220 titik.

"Jumlah hotspot September ini menjadi yang tertinggi sepanjang 2026. Agustus lalu yang menjadi awal puncak musim kemarau hanya tercatat 12.748 titik. Hampir dua kali lipat kenaikan hotspotnya (dibandingkan September 23.518 titik)," jelasnya.

Meski mengalami penurunan, pihaknya tetap mewaspadai adanya karhutla di berbagai wilayah Sumsel. Sebab, tren kejadian karhutla berdasarkan laporan BPBD di daerah masih menunjukkan angka puluhan kejadian.

"Jumlah kasus karhutla masih di kisaran puluhan kejadian, di atas 60 kejadian secara harian," tukasnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads