Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Tim gabungan langsung melakukan pemadaman setelah mendapat laporan dari masyarakat.
Pemadaman dilakukan pada Senin (21/9) pagi, Kapolsek Rambutan Iptu Harmoko bersama Tim Posko Terpadu 04 Sako BPBD Banyuasin dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Sungai Pinang turun ke lokasi.
Dari hasil pengecekan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare. Tim berhasil memadamkan api di sekitar 0,5 hektare lahan, sedangkan sekitar 0,7 hektare lainnya masih dalam penanganan.
"Tim gabungan terus melakukan pemadaman darat di lokasi. Kondisi lahan gambut dan keterbatasan sumber air menjadi kendala di lapangan, sehingga penanganan dilakukan secara bertahap dengan peralatan yang tersedia," kata Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, Senin (21/9/2026).
Risnan mengungkapkan pemadaman berlangsung selama kurang lebih lima jam. Kondisi lahan yang terbakar cukup menyulitkan petugas karena merupakan area gambut dengan kedalaman sekitar 25 sentimeter.
Vegetasi di lokasi berupa semak belukar, tanaman sawit, seduduk, cucut, semlidang, selingen hingga tumpukan kayu gelam. Petugas memanfaatkan sumber air dari kanal untuk mendukung proses pemadaman.
"Sejumlah peralatan dikerahkan, di antaranya mobil slip on, pompa Mark-3 Waterax, pompa jinjing Huaqiu, mobil Damkar Raider Yonif 200/BN, pompa Waterax Mini Striker serta peralatan pemadaman manual," ungkapnya.
Risnan menjelaskan, sekitar 24 personel terlibat dalam penanganan tersebut. Mereka berasal dari BPBD Banyuasin, TNI, Polri, DPA, BKO Yonif TP 947/PA, BKO Yonif 200/BN dan MPA Desa Sungai Pinang.
"Hingga pemadaman berakhir, kondisi di lokasi masih menyisakan asap. Petugas melanjutkan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api," katanya.
Polsek Rambutan bersama unsur terkait juga terus berkoordinasi untuk mengantisipasi agar api tidak menjalar ke lahan lainnya.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan," tutupnya.
Simak Video "Video: 64 Pesawat Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla"
(dai/dai)