3 Titik Karhutla di Ogan Ilir dan OKI Masih Menyala, Tim Optimal Padamkan Api

Sumatera Selatan

3 Titik Karhutla di Ogan Ilir dan OKI Masih Menyala, Tim Optimal Padamkan Api

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Senin, 03 Agu 2026 13:01 WIB
Personel Manggala Agni lakukan upaya pemadaman karhutla di Ogan Ilir.
Foto: Personel Manggala Agni lakukan upaya pemadaman karhutla di Ogan Ilir. (Dok. Manggala Agni)
Palembang -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Sumatera Selatan pada Minggu (2/8/2026). Dua titik di Ogan Komering Ilir (OKI) dan satu titik di Kabupaten Ogan Ilir masih diupayakan pemadaman lanjutan oleh Manggala Agni. Luas lahan 22 hektare yang terbakar di lokasi-lokasi tersebut.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan Ferdian Krisnanto mengatakan seusai pemadaman hingga Minggu malam, kebakaran di lokasi tersebut masih menyisakan api dan asap. Proses pendinginan dan pemadaman lanjutan masih diperlukan karena api belum sepenuhnya padam.

"Tim gabungan masih terus melakukan penanganan di lapangan. Untuk beberapa lokasi, api belum padam sepenuhnya dan masih menyisakan asap sehingga dilakukan pemadaman serta mopping up lanjutan agar tidak kembali meluas," ujar Ferdian, Senin (3/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karhutla yang masih belum sepenuhnya padam berada di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir. Luas lahan yang terbakar mencapai 8 hektare dan baru padam 4 hektare. Lajan yang terbakar merupakan belidang dan semak belukar dengan jenis tanah rawa di area APL.

"Di lokasi ini masih menyisakan titik api yang jauh dari jangkauan dan akan dilanjutkan pemadaman. Personel terdiri dari Manggala Agni Daops Sum-XIV/Banyuasin, BPBD OI, TNI, dan Polri," katanya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, kebakaran di Desa Palau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI, masih menyisakan pekerjaan bagi petugas. Kebakaran terjadi di lahan gambut masyarakat seluas sekitar 10 hektare dengan vegetasi karimunting, belidang, gelam, akasia, dan semak belukar.

Tim Manggala Agni bersama BPBD melakukan pemadaman menggunakan tiga unit mesin mini striker dengan memutus jalur rambatan api dari sisi kanan area kebakaran. Meski sekitar 1,5 hektare berhasil dipadamkan, hingga akhir operasi masih ditemukan titik-titik asap kecil sehingga diperlukan mopping up lanjutan.

Karhutla juga terjadi di Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI. Kebakaran melanda sekitar 4 hektare lahan gambut masyarakat dengan vegetasi semak belukar, gelam, purun, dan sawit.

Petugas gabungan dari Manggala Agni, BPBD OKI, RPK Gading, TNI, dan Polri telah memadamkan sekitar 2 hektare lahan. Namun, api masih ditemukan di sejumlah titik. Asap putih juga masih terlihat karena kebakaran terjadi pada lapisan permukaan hingga bawah gambut, sementara sumber air dari kanal mulai menyusut.

Ferdian mengatakan karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah.

"Sementara untuk beberapa titik lainnya seperti di Desa Teluk Kecapi di Ogan Ilir, Sungai Menang di OKI, dan Simpang Empat di OKI yang bersebelahan dengan jalan tol, sudah berhasil dipadamkan. Total 6 hektare lahan yang terbakar sudah padam," tukasnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads