Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditangani secara gotong royong oleh aparat kepolisian bersama masyarakat di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Kali ini, pemadaman dilakukan di lahan warga Desa Gebing Abang, Kecamatan Rantau Bayur.
Kapolsek Rantau Bayur Iptu Febri Muryanto, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Gebing Abang turun langsung ke lokasi untuk memadamkan api, Kamis (17/9/) sekitar pukul 09.00 WIB.
Api yang muncul di lahan warga berusaha dikendalikan agar tidak meluas ke area lain. Petugas dan masyarakat menggunakan peralatan sederhana berupa alat penyemprot manual untuk melakukan pemadaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Setelah proses pemadaman selesai, petugas bersama MPA kemudian melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam penanganan karhutla. Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam upaya mencegah kebakaran meluas, terutama ketika titik api ditemukan sejak awal.
"Penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan kesiapsiagaan bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada setelah api berhasil dipadamkan, karena bara yang masih tersisa dapat berpotensi menimbulkan api kembali," katanya kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).
Risnan mengatakan selain melakukan pemadaman, personel Polsek Rantau Bayur juga memberikan edukasi kepada warga terkait penanganan awal ketika menemukan titik api.
"Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan kebakaran serta tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu karhutla," ungkapnya.
Kapolres juga mendorong keberadaan MPA sebagai mitra masyarakat dan kepolisian dalam melakukan pemantauan serta pencegahan karhutla di wilayah tersebut.
"Dengan MPA kita juga terbantu, kita juga berdoa agar karhutla di Sumsel khususnya Banyuasin segera berakhir dengan hujan turun, agar semua aktivitas bisa berjalan seperti biasanya," tutupnya.
