Siswa SD di Lampung Selatan Belajar Evakuasi Bencana

Lampung

Siswa SD di Lampung Selatan Belajar Evakuasi Bencana

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 21 Sep 2026 17:21 WIB
Edukasi bencana yang dilakukan petugas damkar kepada siswa SD di Lampung Selatan
Foto: Edukasi bencana yang dilakukan petugas damkar kepada siswa SD di Lampung Selatan (Dok. Damkarmat Lampung Selatan)
Lampung Selatan -

Suasana belajar siswa SD Qur'an Indonesia di Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, mendadak berbeda. Mereka tidak hanya duduk mendengarkan guru, tetapi diajak petugas pemadam kebakaran (damkar) belajar menyelamatkan diri saat terjadi bencana.

Edukasi tersebut digelar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan, Senin (21/9/2026) pagi. Para siswa mengikuti simulasi menghadapi bencana kebakaran dan gempa bumi.

Kegiatan berlangsung dengan suasana ceria. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap arahan petugas. Saat diminta mempraktikkan cara berlindung ketika gempa, mereka beramai-ramai masuk ke bawah meja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gelak tawa terdengar ketika para siswa mengikuti simulasi tersebut. Setelah itu, mereka kembali diarahkan untuk melakukan evakuasi dengan mengikuti jalur yang telah disiapkan pihak sekolah menuju tempat aman.

Kabid Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program EDUDAM atau edukasi dini pemadam kebakaran. Program itu menyasar sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai mitigasi bencana.

ADVERTISEMENT

"Hari ini kita melakukan EDUDAM, Edukasi Dini Damkar, terhadap SD Qur'an Indonesia yang berada di Kecamatan Kalianda. Kita berikan mitigasi tentang bencana kebakaran," kata Rully.

Menurutnya, edukasi tidak hanya diberikan melalui penyampaian materi. Anak-anak juga diajak langsung mempraktikkan langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat.

"Di sini juga kita sampaikan bagaimana anak-anak melakukan penyelamatan, melakukan evakuasi dengan mengikuti tanda arah jalur yang telah disediakan oleh pihak persekolahan," ujarnya.

Rully menjelaskan simulasi juga mencakup kondisi ketika terjadi gempa bumi. Para siswa diberikan pemahaman mengenai tindakan yang perlu dilakukan agar dapat menyelamatkan diri dan menuju lokasi aman.

"Bagaimana mereka melakukan hal-hal tersebut kita sampaikan ke mereka. Kita berikan pemahaman pada mereka untuk mengerti dan paham saat mengalami, saat terjadi bencana kebakaran atau gempa bumi," jelasnya.

Rully mengatakan kegiatan EDUDAM akan terus menyasar sekolah-sekolah di Lampung Selatan. Program tersebut juga dikenal dengan konsep Damkar Go to School.

"Iya, EDUDAM namanya Damkar Go to School. Kita masuk ke sekolah-sekolahan untuk mengedukasi mereka akan bahaya kebakaran atau gempa bumi," pungkasnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads