Ketua BKMT Provinsi Jambi Hesti Haris mengajak masyarakat memperbanyak selawat sekaligus mendoakan Indonesia agar senantiasa mendapat perlindungan dari berbagai bencana. Di Jambi, doa juga dipanjatkan agar kondisi karhutla dan kabut asap yang melanda sejumlah wilayah segera membaik.
Hesti mengatakan memperbanyak selawat dapat menjadi bagian dari ikhtiar batin masyarakat di tengah berbagai kondisi yang sedang dihadapi. Dia mengajak masyarakat tidak hanya memperkuat kebersamaan, tetapi juga bersama-sama mendoakan keselamatan bangsa dan daerah.
"Mari kita perbanyak selawat. Kita doakan negeri kita Indonesia agar selalu diberikan perlindungan, dijauhkan dari bencana, dan khususnya Jambi semoga kondisi karhutla ini segera berakhir. Semoga hujan turun, api dapat dipadamkan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman," kata Hesti, Minggu (20/9/2026)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hesti, kondisi karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan. Asap yang muncul akibat kebakaran juga dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, dia mengajak masyarakat saling menguatkan dan peduli terhadap kondisi sesama.
"Kita melihat dan merasakan bagaimana dampak karhutla ini. Asap mengganggu masyarakat, aktivitas terganggu dan yang paling penting kita harus menjaga kesehatan. Mari kita sama-sama berdoa, saling mengingatkan dan bergotong royong menghadapi kondisi ini," ujar dia.
Hesti mengatakan Gerakan Jambi Bersholawat telah berjalan sekitar satu tahun. Kegiatan ini terus dihadirkan dalam berbagai kegiatan keagamaan dan telah disosialisasikan ke 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
"Gerakan Jambi Bersholawat ini sudah dimulai sejak satu tahun yang lalu. Setiap kegiatan yang kita laksanakan, kita selalu mengisinya dengan selawat," terang Hesti.
Dia berharap semangat berselawat tidak hanya berhenti dalam kegiatan keagamaan. Menurutnya, sholawat dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian dan kebersamaan masyarakat, termasuk ketika Jambi menghadapi bencana karhutla.
"Kita ingin kebersamaan ini terus tumbuh. Saat ada saudara kita yang terdampak karhutla, mari kita peduli. Kita doakan agar keadaan segera pulih dan kita juga tetap melakukan ikhtiar nyata untuk menjaga lingkungan serta membantu masyarakat yang terdampak," ujarnya.
Hesti juga mengajak masyarakat memperbanyak doa untuk para petugas yang masih berjibaku menangani karhutla di berbagai wilayah Jambi. Menurutnya, keselamatan petugas dan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.
"Kita doakan para petugas yang berada di lapangan, mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas. Semoga api segera padam, asap berkurang dan Jambi kembali mendapatkan udara yang sehat," tuturnya.
Dia juga berharap kondisi karhutla yang terjadi di Jambi dapat segera teratasi. Masyarakat juga diminta tetap menjaga kesehatan, tidak melakukan pembakaran lahan dan bersama-sama menjaga lingkungan agar kejadian serupa tidak kembali meluas.
"Mari kita jaga kesehatan, jangan membakar lahan dan bersama-sama menjaga lingkungan. Kita ingin Jambi kembali mendapatkan udara yang sehat," tutur Hesti.
