Heboh Beruang Keluar Hutan di Muratara, Warga Diminta Tak Panik-Memburunya

Sumatera Selatan

Heboh Beruang Keluar Hutan di Muratara, Warga Diminta Tak Panik-Memburunya

Muhammad Rizky Pratama - detikSumbagsel
Sabtu, 19 Sep 2026 21:20 WIB
Penampakan beruang keluar dari hutan di Muratara
Penampakan beruang keluar dari hutan di Muratara (Foto: Istimewa)
Muratara -

Foto memperlihatkan beruang keluar dari kawasan hutan di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, viral di media sosial. Beruang tersebut diduga keluar hutan untuk mencari makanan dan minuman akibat musim kemarau.

Satwa liar tersebut disebut terlihat di wilayah perbatasan Kecamatan Rawas Ilir dan Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, pada Jumat (18/9/2026).

Salah satu warga bernama Agung Firdaus yang membagikan informasi tersebut melalui akun Facebook miliknya mengatakan satwa itu terlihat di kawasan simpang jalan baru Triaryani menuju SP2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahannya, Agung menyebut dirinya mendapat teguran dari petugas sekuriti saat melintas di lokasi.

"Siang tadi di simpang menuju jalan baru Triaryani tembusan SP2 pas di simpang 4 pos keamanan. Pas pulang jualan ditegur sama petugas keamanan, dibilang ngebut aja lewat jalan ini, jangan pelan (karena ada beruang)," tulis Agung dalam unggahannya.

ADVERTISEMENT

Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir Ipda Rilo Waskitha mengatakan pihaknya belum menerima laporan dari warga terkait penampakan satwa yang diduga beruang tersebut.

"Sampai saat ini belum ada laporan terkait penampakan itu," katanya, Sabtu (19/9/2026).

Dia mengatakan berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, lokasi penampakan tersebut berada di wilayah Kecamatan Nibung.

"Kalau dari informasi yang di media sosial itu, wilayahnya ini masuk wilayah Nibung. Itu sebenarnya masih jauh dari wilayah permukiman warga karena itu jalan hauling baru, jalan angkutan batu bara," ujarnya.

Meski jauh dari permukiman, Rilo menyebut kawasan tersebut tetap dilintasi pekerja dan warga. Wilayah itu juga diketahui menjadi habitat berbagai satwa liar.

"Memang di situ masuk banyak satwa liar, cuma jarang keluar hutan hingga masuk ke jalan," jelasnya.

Terkait dugaan penyebab satwa tersebut keluar dari kawasan hutan, Rilo mengatakan ada kemungkinan hal tersebut dipengaruhi kondisi musim kemarau saat ini sehingga membuat beruang tersebut susah mencari makanan dan minuman di dalam hutan.

Selain itu, karhutla juga diduga dapat menjadi salah satu faktor satwa liar meninggalkan habitatnya.

"Diduga dia ini keluar karena musim kemarau, jadi mencari makan sama minum. Selain itu bisa juga karena karhutla karena takut sama api," katanya.

Rilo mengatakan pihaknya akan mengecek lokasi tersebut untuk memastikan informasi mengenai keberadaan satwa tersebut. Kemudian ia juga mengimbau agar warga setempat tidak panik terkait adanya informasi beruang keluar dari hutan tersebut.

"Nanti kita akan cek ke lokasi. Sementara itu kita imbau kepada warga agar tidak panik dan segera melapor bila menemukan beruang itu lagi," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak memburu atau melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa tersebut.

"Kemudian kami minta kepada warga jangan memburu satwa liar tersebut," tuturnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads