Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memastikan stok dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya dalam kondisi aman. Masyarakat diminta tidak panic buying atau membeli BBM secara berlebihan.
Kepastian itu disampaikan setelah Pemprov Bengkulu berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM di tengah antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.
Helmi meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan BBM. Pertamina telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga pasokan tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stok BBM di Bengkulu aman. Masyarakat tidak perlu panic buying. Jangan membeli secara berlebihan karena pasokan terus kita pastikan tersedia," kata Helmi, Kamis (17/9/2026).
Menurut Helmi, pemerintah daerah bersama Pertamina terus memantau kondisi stok dan distribusi BBM, termasuk BBM bersubsidi. Pemprov Bengkulu juga meminta penyaluran BBM subsidi dilakukan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
"BBM subsidi itu untuk masyarakat yang memang berhak menerima. Penyalurannya harus disiplin dan tepat sasaran, sehingga tidak terjadi antrean panjang dan masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan BBM," ujar Helmi.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Bengkulu Mian bersama Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu Rico Yulyana meninjau Depo Pertamina Bengkulu di Jalan Lintas Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, Rabu (16/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Pemprov Bengkulu berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan kondisi stok sekaligus kelancaran pasokan BBM ke SPBU.
Pertamina Patra Niaga juga memastikan telah menyiapkan suplai tambahan untuk mengantisipasi kebutuhan BBM di Bengkulu. Pasokan tambahan tersebut didatangkan dari Teluk Kabung dan Lubuklinggau.
"Pertamina sudah mengantisipasi kebutuhan kita dengan menyiapkan suplai tambahan dari Teluk Kabung dan Lubuklinggau. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," kata Helmi.
Helmi menegaskan pemerintah akan terus mengawasi distribusi BBM agar tidak terjadi gangguan pasokan maupun penyaluran yang tidak sesuai peruntukan. Pemprov Bengkulu juga akan meminta para pengelola SPBU meningkatkan kedisiplinan dalam penyaluran BBM bersubsidi.
"Yang paling penting sekarang masyarakat tetap tenang. Jangan panic buying. Pemerintah bersama Pertamina memastikan kebutuhan BBM masyarakat Bengkulu tetap aman," tutup Helmi.
