Warga Jambi Keluhkan Abu Karhutla Beterbangan-Masuk Rumah

Jambi

Warga Jambi Keluhkan Abu Karhutla Beterbangan-Masuk Rumah

Ferdi Almunanda - detikSumbagsel
Kamis, 17 Sep 2026 13:40 WIB
Asap karhutla terlihat di jalanan Kota Jambi.
Asap karhutla terlihat di jalanan Kota Jambi. Foto: Ferdi Almunanda)
Jambi -

Abu sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang beterbangan dikeluhkan warga di Kota Jambi. Tak hanya membuat udara tak sehat, abu juga berjatuhan hingga masuk ke dalam rumah melalui ventilasi.

"Abunya bukan hanya di jalan, tapi masuk juga ke sela-sela ventilasi rumah," ujar Warga Kota Jambi Ridho kepada detikSumbagsel, Kamis (17/9/2026).

Menurut Ridho, kondisi udara yang dipenuhi asap juga mulai mengganggu aktivitas. Dia mengaku mengalami sesak dan mata perih ketika berkendara, terutama saat asap sedang pekat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau berkendara itu terasa sesak, terutama di dua hari kemaren, mata juga terasa perih lantaran abunya juga tampak berjatuhan lalu asapnya juga cukup pekat 2 hari itu," katanya.

ADVERTISEMENT

Ridho berharap penanganan karhutla segera dilakukan secara maksimal. Dia juga berdoa supaya hujan dapat turun secepatnya untuk membantu mengurangi asap dan memperbaiki kualitas udara di Jambi.

"Harapannya karhutla ini cepat diatasi. Semoga juga segera turun hujan supaya kondisi udara bisa membaik lagi," kata dia

Warga Kota Jambi lainnya, Rika juga mengungkapkan hal serupa. Abu sisa kebakaran sudah mengganggu aktivitas dan kesehatan warga.

"Ini sudah terlihat langsung begitu nyata, abu-abu bekas karhutla berjatuhan di jalan. Kalau berkendara terkadang mata juga terasa perih," ujarnya.

Rika mengatakan abu karhutla juga terlihat menempel pada kendaraan yang terparkir di depan rumah. Kondisi tersebut membuat dampak karhutla tak hanya dirasakan dari kepulan asap saja, tetapi juga dari abu yang terbawa ke lingkungan permukiman.

"Bahkan mobil yang terparkir di depan rumah baru beberapa menit, sudah banyak dipenuhi abu yang menempel," ujarnya.

Sejauh ini, berdasarkan pemantauan IQAir pada pukul, 09.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) tercatat 283 dan masuk kategori sangat tidak sehat.

Polutan utama yang terpantau adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 207,9 µg/m³. Kondisi ini terjadi di tengah kepungan asap dan karhutla yang masih melanda sejumlah wilayah di Jambi. Bahkan, angka PM2.5 yang tinggi menunjukkan partikulat halus di udara sedang berada pada level yang perlu diwaspadai.

Kepala Diskominfo Kota Jambi Saleh Ridho mengatakan kondisi udara saat ini sedang tidak baik, bahkan kualitasnya tidak sehat. Dia mengimbau masyarakat tidak banyak beraktivitas di luar.

Saleh juga mengimbau para orang tua dapat menjaga anaknya untuk tidak beraktivitas di luar selama PJJ akibat udara tidak sehat.

"Bagi anak-anak yang diliburkan atau daring untuk tidak bermain di luar rumah selama kualitas udara tidak sehat," imbuhnya.



(rep/rep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads