Kerangka Manusia yang Ditemukan di Pesisir Jambi Diautopsi, Polisi Tunggu Hasil

Jambi

Kerangka Manusia yang Ditemukan di Pesisir Jambi Diautopsi, Polisi Tunggu Hasil

Dimas Sanjaya - detikSumbagsel
Rabu, 16 Sep 2026 20:20 WIB
Polisi saat mengevakuasi temuan kerangka mayat di Pesisir Tanjabtim, Jambi
Polisi saat mengevakuasi temuan kerangka mayat di Pesisir Tanjabtim, Jambi (Foto: Istimewa/Polres Tanjabtim)
Tanjung Jabung Timur -

Kerangka mayat tak utuh yang ditemukan di pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Jambi untuk dilakukan autopsi. Polisi masih menunggu hasil dari autopsi tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tanjabtim Iptu Regi Putra Manda mengatakan bahwa temuan kerangka tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara, hari ini.

"Untuk sementara kerangka sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diperiksa, mengingat jarak dari Sadu ke Jambi lumayan membutuhkan waktu," kata Regi saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerangka tersebut sebelumnya ditemukan warga di pesisir pantai Desa Sei Jambat, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjabtim, pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah tidak utuh.

Polisi masih menunggu hasil autopsi dokter untuk mengetahui penyebab kematian, maupun identitas korban.

ADVERTISEMENT

"Untuk sementara masih menunggu hasil dari RS (rumah sakit)," ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, pihak kepolisian belum mendapat laporan warga yang kehilangan anggota keluarga terkait temuan kerangka tersebut. Polisi akan merilis kembali ciri-ciri kerangka mayat tersebut.

"Ke depannya ciri-ciri ataupun tanda-tanda pengenal akan disosialisasikan kepada masyarakat, agar apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa mendapatkan informasi," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kerangka mayat tak utuh ditemukan di pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi. Identitas mayat yang tersisa tulang belulang itu hingga kini belum diketahui.

Kasi Humas Polres Tanjabtim AKP Edi Tasrif menerangkan penemuan mayat itu bermula saat seorang warga bernama Agus sedang mencari kepiting di sekitar pinggir pantai Desa Sei Jambat.

Saat berada di lokasi, Agus melihat sesuatu yang ternyata merupakan jasad manusia dalam kondisi telah menjadi tulang-belulang.

Agus kemudian memanggil rekannya, Dika. Keduanya memastikan temuan tersebut sebelum melaporkannya kepada Ketua RT setempat, Asnawir.

Asnawir selanjutnya menghubungi Sekretaris Desa Sei Jambat, Supriadi. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Sadu.

Petugas Polsek Sadu yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan memasang garis polisi di sekitar tempat penemuan.

Dari pemeriksaan sementara, jasad ditemukan dalam kondisi telah menjadi tulang-belulang. Sejumlah bagian tubuh juga tidak ditemukan.

"Mayat ditemukan sudah dalam keadaan tulang belulang, dengan kepala, tangan kanan dan tangan kiri tidak ada," ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads