Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Speedboat Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Lampung

Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Speedboat Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Selasa, 15 Sep 2026 14:21 WIB
Tim SAR saat melakukan pencarian lima orang jurnalis yang hilang di Selat Sunda.
Foto: Tim SAR saat melakukan pencarian lima orang jurnalis yang hilang di Selat Sunda. (Dok. Basarnas Lampung)
Lampung Selatan -

Tim SAR gabungan kembali menyisir perairan Selat Sunda untuk mencari lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Operasi pencarian diperpanjang selama tiga hari setelah delapan orang tersebut belum ditemukan hingga hari ketujuh.

Pada hari kedelapan pencarian, Selasa (15/9/2026), Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung kembali mengerahkan KN SAR Basudewa dan RIB 02 Lampung. Keduanya bergabung dengan unsur SAR lainnya untuk memperluas pencarian di laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Deden Ridwansyah mengatakan keputusan memperpanjang operasi diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap hasil pencarian selama tujuh hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Operasi pencarian terus kami lanjutkan setelah dilakukan evaluasi. Tim SAR akan kembali mengoptimalkan seluruh unsur yang tersedia untuk mencari dan menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian," kata Deden.

Deden mengatakan pencarian hari kedelapan dilakukan dengan pembagian sejumlah sektor. Pola tersebut diterapkan agar penyisiran dapat berlangsung lebih terarah sekaligus memperluas wilayah pencarian.

ADVERTISEMENT

"Pembagian wilayah pencarian ke dalam sejumlah sektor agar penyisiran dapat dilakukan secara terkoordinasi. Unsur dari Lampung maupun daerah lainnya terus bergerak sesuai sektor yang telah ditentukan," ujarnya.

Pada operasi hari ini, KN SAR Basudewa dan RIB 02 Lampung melakukan penyisiran bersama KAL Anyer dan KAL Pahowang.

Total area pencarian laut diperluas hingga sekitar 3.962 mil laut persegi atau NM². Operasi melibatkan 20 unit alutsista matra laut serta sejumlah unsur SAR gabungan.

Deden mengatakan kondisi cuaca dan perkembangan hasil pencarian sebelumnya menjadi pertimbangan tim dalam menentukan pola penyisiran. Setiap perkembangan di lapangan juga akan terus dievaluasi selama masa perpanjangan operasi.

"Kami berharap perpanjangan operasi ini dapat memberikan hasil dan menemukan delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian," katanya.

Delapan orang yang dicari terdiri dari tiga kru speedboat dan lima jurnalis. Ketiganya yakni Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; dan Heriyanto (49), guide.

Sedangkan lima jurnalis yakni M Bagus Khoirunnas (28) dari Antara, Ari Basuki (52) dari Merdeka, Yudhis (43) dari iNews, Daus (42) dari Anadolu, serta Donal (51), pekerja lepas.

Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka hendak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi.

Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Sekitar 22 menit kemudian, tepatnya pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian di sejumlah wilayah perairan Selat Sunda. Namun, hingga pencarian hari ketujuh berakhir, belum ditemukan tanda keberadaan delapan orang tersebut.

Operasi yang semula berlangsung selama tujuh hari kini diperpanjang tiga hari. Tim SAR akan kembali memaksimalkan penyisiran hingga batas waktu operasi tambahan tersebut untuk mencari keberadaan seluruh korban.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads