Warga OKU Timur Selamat dari Insiden KM Virgo Transport 8

Sumatera Selatan

Warga OKU Timur Selamat dari Insiden KM Virgo Transport 8

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Senin, 14 Sep 2026 20:20 WIB
Warga OKU Timur selamat dari insiden KM Virgo Transport 8
Warga OKU Timur selamat dari insiden KM Virgo Transport 8 (Foto: Istimewa)
OKU TImur -

Warga asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, selamat dalam insiden KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin, Minggu (13/9/2026). Beredarnya kabar itu telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga.

Salah satu warga yang dipastikan selamat dalam insiden itu yakni Heru Pranoto, warga Desa Saung Dadi, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, OKU Timur.

Sekretaris Desa Saung Dadi Ujang Sanusi mengatakan pihak desa telah memastikan identitas Heru melalui Ketua RT dan keluarganya. Heru juga dipastikan dalam kondisi baik setelah insiden tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar, Mas Heru Pranoto warga Saung Dadi, Desa Saung Dadi, RT 001/RW 001, Kecamatan Buay Pemuka Peliung," kata Ujang,Senin (14/9/2026).

Ujang mengatakan informasi mengenai kondisi Heru diterima pihak desa dari keluarga. Berdasarkan informasi tersebut, Heru dalam keadaan baik.

ADVERTISEMENT

"Yang jelas, untuk Mas Heru sudah kami konfirmasi melalui RT dan pihak keluarga. Kondisinya baik," ujarnya.

Menurut Ujang, Heru diketahui hendak merantau bersama keluarganya untuk mencari pekerjaan. Namun, pihak desa belum mengetahui secara pasti tujuan maupun pekerjaan yang akan dijalani Heru.

"Informasi dari Pak RT, mereka mau merantau untuk bekerja. Kalau untuk pekerjaannya, itu belum saya tanyakan lebih lanjut," katanya.

Ujang juga meluruskan informasi mengenai dua nama yang sebelumnya disebut sebagai warga OKU Timur yang selamat dalam insiden tersebut. Menurutnya, hanya Heru yang tercatat sebagai warga Desa Saung Dadi.

Sementara nama Prastika yang juga disebut dalam informasi tersebut merupakan keponakan Heru. Prastika memang berdomisili di wilayah OKU Timur, tetapi bukan warga Desa Saung Dadi.

"Kalau Mas Heru itu memang warga Saung Dadi. Di Saung Dadi hanya satu, yaitu Mas Heru. Kalau yang satunya itu keponakannya Heru, alamatnya bukan Saung Dadi, tetapi masih berada di wilayah OKU Timur," jelasnya.

Terkait keberangkatan Heru untuk bekerja di luar daerah, Ujang mengatakan tidak semua warga yang merantau antardaerah memiliki dokumen khusus yang tercatat di pemerintahan desa.

Hal tersebut berbeda dengan pekerja migran Indonesia yang biasanya memiliki dokumen administrasi tertentu dan tercatat di desa.

"Kalau kerja antarwilayah Indonesia biasanya tidak pakai surat khusus, tetapi tergantung mereka. Kalau TKI biasanya ada suratnya dan tercatat di sekretariat desa," ungkapnya.

Ujang menegaskan pihak desa saat ini berpegang pada informasi yang telah dikonfirmasi melalui perangkat lingkungan dan keluarga Heru.

"Untuk Mas Heru sudah kami konfirmasi melalui RT dan pihak keluarga. Kondisinya baik," ungkapnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads