Sebagian Wilayah d Sumsel Diguyur Hujan Usai 3 Hari Dilakukan OMC

Sumatera Selatan

Sebagian Wilayah d Sumsel Diguyur Hujan Usai 3 Hari Dilakukan OMC

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB
Ilustrasi hujan di Palembang, Sumatera Selatan
Ilustrasi hujan di Palembang, Sumatera Selatan (Foto: Gemini AI)
Palembang -

Sebagian wilayah di Sumatera Selatan, diguyur hujan. Hujan turun setelah tiga hari dilakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada 9-11 September 2026.

Adapun wilayah yang diguyur hujan yakni Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Banyuasin, dan Lahat.

"OMC sudah dilakukan pada 9-11 September kemarin, ada lima daerah yang menjadi sasaran penyemaian karena muncul potensi awan hujan," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman, Sabtu (12/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk Sabtu-Minggu ini, dia menyebut tak ada potensi awan hujan, sehingga OMC dihentikan sementara.

"Kita masih menunggu rilis BMKG, tapi untuk hari ini dan besok belum ada potensi awan hujan. Jadi belum dilakukan OMC, kita menunggu rilis BMKG," katanya.

ADVERTISEMENT

Dia menyebut, hujan yang terjadi di sebagian wilayah Sumsel, seperti di Musi Rawas Utara karena OMC yang telah dilakukan. Sama halnya yang terjadi di Jambi pada Jumat (11/9) lalu.

"Alhamdulillah ada hujan tadi pagi tadi di wilayah Muratara, hujan di Sumsel mudah-mudahan terjadi di lokasi lainnya. Semoga ini menjadi bagian dari upaya OMC yang telah dilakukan, seperti di Jambi juga kemarin ada hujan," ungkapnya.

Pada OMC 9-11 September lalu, lima daerah yang disasar penyemaian garam atau NaCl yakni 1 sorti di Banyuasin pada hari pertama. Hari kedua dilakukan 2 sorti di wilayah Banyuasin, Muba, OKI, Ogan Ilir, dan OKU Timur. Dan terakhir, juga 2 sorti di Banyuasin dan Muba.

"Total dalam tiga hari itu dilakukan penyemaian 5.000 kilogram NaCl," tambahnya.

Selain hujan yang terjadi pada hari ini, kondisi serupa juga terpantau pada hari sebelumnya di wilayah Banyuasin dan Lahat. Meski hanya beberapa menit, hujan itu mampu menekan jumlah hotspot atau titik panas di beberapa wilayah Sumsel.

"Dua hari kemarin jumlah hotspot semakin menurun, terpantau hanya 683 titik dan 562 titik dari sebelumnya yang mencapai 1.000 titik lebih," ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads