128 Hektare Lahan di Pringsewu Lampung Terbakar, Api Dipadamkan hingga Malam

Lampung

128 Hektare Lahan di Pringsewu Lampung Terbakar, Api Dipadamkan hingga Malam

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Sabtu, 12 Sep 2026 20:30 WIB
Petugas memadamkan kebakaran hutan dan laha di Pringsewu
Petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Pringsewu (Foto: Istimewa/Polres Pringsewu)
Lampung -

Kebakaran melanda kawasan perbukitan di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Kebakaran terjadi di dua lokasi dengan total luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 128 hektare.

Polres Pringsewu bersama tim gabungan melakukan pemadaman hingga Jumat (11/9/2026) malam. Petugas juga menyisir sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengatakan laporan kebakaran pertama diterima polisi dari masyarakat yang melihat kepulan asap dan titik api di kawasan perbukitan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas Polres Pringsewu bersama Polsek Gadingrejo kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api meluas.

"Personel Polres Pringsewu bersama Polsek Gadingrejo dan unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas," kata Yuni, Sabtu (12/9/2026).

ADVERTISEMENT

Salah satu titik berada di kawasan Bukit Tamro dan Bukit Sarno, Pekon Tambahrejo Barat. Api dan bara di kawasan tersebut menjalar hingga perbukitan Pekon Wates Selatan.

Polisi menduga api di lokasi tersebut merupakan sisa kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya. Saat dilakukan pengecekan, petugas masih menemukan kepulan asap dari bara yang belum benar-benar padam.

"Karena masih ditemukan bara, personel melakukan penanganan kembali agar api tidak menjalar ke wilayah lainnya," ujar Yuni.

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran di kawasan Bukit Sarno dan sekitar Pekon Tambahsari menghanguskan sekitar 50 hektare lahan. Sedangkan di Pekon Wates Selatan, luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 75 hektare.

Saat petugas masih menangani titik tersebut, muncul laporan kebakaran lainnya. Api terlihat di kawasan perbukitan belakang TPU Pekon Tambahrejo Barat.

Tim gabungan langsung menuju lokasi. Api di titik kedua juga diduga berasal dari bara sisa kebakaran sehari sebelumnya. Luas lahan yang terbakar di lokasi ini diperkirakan sekitar 3 hektare.

"Untuk titik kedua, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah itu personel kembali melanjutkan penanganan di titik pertama," kata Yuni.

Penanganan kemudian difokuskan ke kawasan Pekon Wates Selatan, tepatnya di sekitar Pondok Ibnu Mubarok yang berada di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Pesawaran.

Pemadaman dilakukan bersama Satpol PP, BPBD, aparatur pekon, dan warga setempat. Sekitar pukul 22.30 WIB, titik api di kawasan tersebut berhasil dipadamkan.

Dengan demikian, total luas lahan yang terdampak kebakaran di dua lokasi tersebut diperkirakan mencapai 128 hektare.

Meski api telah padam, petugas masih melakukan pemantauan di kawasan terdampak. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi bara yang kembali menyala dan memicu kebakaran baru.

"Pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala, terlebih kondisi cuaca panas dan angin dapat menyebabkan api kembali menjalar," jelas Yuni.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu kebakaran lahan. Warga diminta segera melapor apabila menemukan kepulan asap atau titik api.

"Jika masyarakat menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas. Penanganan sejak dini sangat penting agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar," tegasnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads