Cek Stok Beras di Gudang Bulog Lubuklinggau, Gubernur: Masih Aman!

Sumatera Selatan

Cek Stok Beras di Gudang Bulog Lubuklinggau, Gubernur: Masih Aman!

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 05 Sep 2026 11:00 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru mengecek stok beras di gudang Bulog di Lubuklinggau
Foto: Gubernur Sumsel Herman Deru mengecek stok beras di gudang Bulog di Lubuklinggau (Dok. Humas Pemprov Sumsel)
Lubuklinggau -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengecek stok beras di gudang Bulog Taba Bingin, Lubuklinggau. Dia memastikan kembali stok beras di Sumsel cukup untuk memenuhi kebutuhan 10 bulan ke depan.

Dalam peninjauan tersebut, Deru melihat kondisi stok beras yang tersimpan. Dia menyebut stok beras mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumsel.

"Kita random peninjauan ini. Setelah di Palembang kemarin, hari ini kita di Gudang Bulog Lubuklinggau. Stok beras Sumsel 10 bulan ke depan masih aman, dan sekarang pun masih ada yang panen. Jadi jangan khawatir," ujar Deru, Jumat (4/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepastian jumlah stok dari hasil tinjauan itu untuk menepis asumsi masyarakat mengenai adanya kelangkaan beras premium.

Usai melakukan peninjauan di sejumlah gudang Bulog, Herman Deru menegaskan bahwa kondisi yang terjadi bukanlah kelangkaan beras.

ADVERTISEMENT

"Tapi yang terjadi, meningkatnya demand di pasaran terhadap beras premium, atau beras Sultan kita menyebutnya," katanya.

Deru mengatakan, kondisi musim kemarau serta ancaman El Nino menjadi salah satu faktor yang mendorong Pemerintah Provinsi Sumsel mengambil langkah antisipasi dengan membuka operasi pasar.

Bahkan, mereka yang tergabung dalam Sultan Muda turut membantu pemerintah dengan membuka kios-kios penjualan beras melalui kerja sama dengan Bank Indonesia.

"Kita menjawabnya dengan operasi pasar," katanya.

Dalam kesempatan itu, Deru juga menyampaikan apresiasi kepada pengelola gudang bulog yang dinilai mampu mengendalikan harga pembelian pemerintah (HPP).

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi tren positif bagi pimpinan cabang Bulog di Sumsel dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras.

"Ini bisa jadi trendsetter bagi pincab bulog di Sumsel. Jadi harga cukup normal, jadi tidak ada persaingan. Pedagang gabah luar tidak menyerang ke sini karena harga di sini normal," katanya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads