Kualitas Udara Palembang Sempat Tercatat Sangat Tidak Sehat

Sumatera Selatan

Kualitas Udara Palembang Sempat Tercatat Sangat Tidak Sehat

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Minggu, 30 Agu 2026 14:00 WIB
Kabut asap di Palembang
Kabut asap di Palembang (Foto: A Reiza Pahlevi)
Palembang -

Kualitas udara di wilayah Kota Palembang, memburuk akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Minggu (30/8/2026). Kategorinya sempat tercatat sangat tidak sehat, berdasarkan data Stasiun PM2.5 Musi 2 milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan buruknya kualitas udara terjadi pada pukul 01.00 WIB-09.00 WIB. Angka PM2.5 tertinggi tercatat pada pukul 04.00 WIB, mencapai 223,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

"Kualitas udara sempat memburuk pada pukul 02.00 WIB-05.00 WIB. Tercatat pada saat itu kategorinya sangat tidak sehat," ujarnya, Minggu (30/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kategori sangat tidak sehat yang terjadi pada waktu tersebut berada pada kisaran 178,5 µg/m³-223,4 µg/m³. Kategori sangat tidak sehat usai saat pukul 06.00 WIB. Meski angka PM2.5-nya menurun, statusnya masih dalam kategori tidak sehat.

"Kualitas udara masih fluktuatif, tapi masih dalam kategori tidak sehat hingga pukul 09.00 WIB," katanya.

ADVERTISEMENT

Dia menyebut, kondisi kualitas udara masih dipengaruhi oleh asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumsel.

"Kalau melihat kondisi kualitas udara, sumber asap masih berasal dari karhutla di wilayah OKI dan sekitarnya. Asap kemudian terbawa angin dan masuk ke wilayah Palembang," ungkapnya.

Wandayantolis mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan. Kalau harus beraktivitas di luar, gunakan masker dan perlindungan yang sesuai," tukasnya.



(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads