DPRD Sumsel Minta Penanganan Karhutla Dioptimalkan-Tak Buka Lahan Dibakar

Sumatera Selatan

DPRD Sumsel Minta Penanganan Karhutla Dioptimalkan-Tak Buka Lahan Dibakar

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 29 Agu 2026 22:00 WIB
Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie. Foto: DPRD Sumsel.
Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie. Foto: DPRD Sumsel. (Foto: Istimewa/IG Humas DPRD Sumsel)
Palembang -

Ketua DPRD Sumatera Selatan Andie Dinialdie meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumsel terus dioptimalkan. Langkah pencegahan dan penanganan di lapangan dinilai penting untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran. Terlebih, wilayah ini sudah menjadi perhatian Presiden Prabowo.

Hal itu disampaikannya usai menerima silaturahmi Danlanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) Palembang Kol Pnb Asep Wahyu Wijaya, Kamis (27/8/2026).

Andie juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, pembukaan lahan dengan pembakaran berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Ini sangat berisiko, karena api dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan karhutla," ujarnya.

Dia meminta seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat, perusahaan, hingga masyarakat, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Upaya pencegahan dimintanya dilakukan sejak dini, agar kebakaran tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Kewaspadaan harus ditingkatkan. Penanganan karhutla jangan hanya dilakukan setelah terjadi kebakaran, tetapi pencegahan juga harus menjadi perhatian utama," katanya.

Selain ancaman terhadap lingkungan, Andie mengingatkan dampak asap akibat karhutla terhadap kesehatan masyarakat. Asap pekat dapat mengganggu aktivitas warga dan menimbulkan masalah kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.

"Kalau asap sudah pekat, tentu sangat mengganggu masyarakat, terutama dari sisi kesehatan. Karena itu, kita harus bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ungkapnya.

Andie berharap upaya penanganan karhutla di Sumsel dapat dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan di wilayahnya.

"Peran masyarakat sangat penting. Jangan sampai ada pembakaran lahan yang kemudian tidak terkendali. Mari kita jaga lingkungan dan kesehatan masyarakat bersama-sama," tukasnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads