Helmi Hasan Prioritaskan Perbaikan Jalan di Ruas Akses Utama Bengkulu

Bengkulu

Helmi Hasan Prioritaskan Perbaikan Jalan di Ruas Akses Utama Bengkulu

Hery Supandi - detikSumbagsel
Jumat, 28 Agu 2026 06:00 WIB
Jalan antar daerah di Bengkulu.
Jalan antar daerah di Bengkulu. (Foto: Istimewa)
Bengkulu -

Sebanyak 24 ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Bengkulu masuk dalam rencana perbaikan. Prioritas awal perbaikan tersebar di 12 ruas. Upaya itu diharapkan dapat memperkuat konektivitas, sekaligus memudahkan aktivitas masyarakat antardaerah.

Perbaikan jalan tersebut sempat mengalami keterlambatan karena kenaikan harga sejumlah bahan konstruksi, termasuk minyak industri dan material aspal. Meski begitu, Pemprov Bengkulu memastikan pekerjaan tetap dilanjutkan.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintahannya. Kondisi jalan yang baik sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jalan ini urat nadi masyarakat. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan beraktivitas hanya karena jalan rusak. Kita akan prioritaskan ruas-ruas yang memang paling dibutuhkan masyarakat," kata Helmi Hasan, Kamis (27/8/2026).

ADVERTISEMENT

Helmi mengatakan pembangunan jalan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah akan mengarahkan anggaran pada ruas yang memiliki tingkat kebutuhan dan dampak ekonomi tinggi.

"Kita ingin konektivitas antarwilayah semakin baik. Tidak boleh ada kabupaten yang merasa ditinggalkan. Pembangunan harus dirasakan masyarakat sampai ke daerah," ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso mengatakan kondisi jalan provinsi dengan kategori baik saat ini telah mencapai sekitar 67 persen.

Menurut Tejo, pemerintah terus melakukan pemetaan terhadap ruas jalan yang membutuhkan penanganan. Dari 24 ruas yang direncanakan diperbaiki, 12 ruas masuk tahap prioritas awal.

"Untuk tahun ini ada 24 ruas yang kita rencanakan untuk penanganan. Tahap awal kita prioritaskan 12 ruas, termasuk beberapa ruas yang berada di Bengkulu Utara, Lebong, dan Seluma," ujar Tejo.

Ia menjelaskan pekerjaan sempat berjalan lambat karena adanya kenaikan harga minyak industri dan material aspal. Kondisi tersebut turut memengaruhi pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan.

Meski demikian, Pemprov Bengkulu memastikan perbaikan tetap berjalan dengan memprioritaskan ruas yang menjadi akses utama masyarakat.

"Yang kita prioritaskan adalah ruas-ruas yang menjadi akses utama, yang memang dibutuhkan masyarakat dan mempunyai fungsi penting terhadap konektivitas antardaerah," jelasnya.

Pemprov Bengkulu berharap perbaikan tersebut dapat mengurangi keluhan masyarakat dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Selain menunjang mobilitas, jalan yang semakin baik diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah di Provinsi Bengkulu.



(rep/rep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads