Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di lahan gambut Kabupaten Batang Hari dan Sarolangun, Jambi. Tim Satgas Karhutla kini masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di dua lokasi tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan kebakaran terjadi di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, dan Desa Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.
"Untuk hari ini ada dua, seperti di Desa Persiapan Air Merah dan Desa Air Hitam. Tim hari ini masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan," kata Bachyuni, Minggu (23/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Desa Persiapan Air Merah, asap kembali muncul sekitar pukul 10.39 WIB. Namun, api belum terlihat di permukaan karena kebakaran terjadi di bawah lapisan gambut.
"Di lokasi Desa Persiapan Air Merah sejak pagi tadi pukul 10.39 muncul asap. Mungkin karena lahan gambut, apinya lewat bawah, memang tidak ada apinya, belum nampak," ujarnya.
Lokasi kebakaran tersebut berada tidak jauh dari titik yang sebelumnya sudah berhasil dipadamkan dan diblok oleh tim. Kini, asap kembali muncul di area sekitar lokasi awal kebakaran.
"Yang di Air Merah kemarin sudah kita blok, yang ini sudah tidak terbakar. Ini timbul lagi di luarnya, berdekatan dengan lokasi kemarin, tidak jauh dari lokasi titik api yang pertama," jelasnya.
Sementara di Desa Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, kebakaran telah terjadi sejak sekitar tiga hari lalu. Tim Satgas masih melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menjalar.
"Sarolangun sudah dari tiga hari yang lalu. Memang kondisinya seperti di Air Merah dan Air Hitam itu lahan gambut," tuturnya.
Bachyuni mengatakan luas lahan yang terbakar dalam kejadian terbaru tersebut belum dapat diketahui. Penghitungan baru dilakukan setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai.
"Untuk luasan lahan belum diketahui, tim masih melakukan pemadaman. Nanti setelah padam, dilakukan pendinginan baru bisa dilakukan penghitungan," ungkapnya.
Berdasarkan data BPBD Jambi, Muaro Jambi menjadi daerah dengan luasan lahan terbakar terbesar, yakni 264,78 hektare. Disusul Sarolangun 143,61 hektare, Batang Hari 95,35 hektare.
Kemudian Tanjung Jabung Barat 58,1 hektare, Tebo 39,26 hektare, Tanjung Jabung Timur 32,71 hektare, Bungo 14 hektare, dan Merangin 10,3 hektare.
"Namun, angka 658,29 hektare tersebut masih berpotensi bertambah. Sebab, luasan kebakaran terbaru di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Jambi, dan Desa Air Hitam, Sarolangun, belum masuk dalam penghitungan," katanya.
Sejauh ini, Tim Satgas Karhutla kini masih melakukan pemadaman dan pendinginan di kedua lokasi tersebut untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.
"Kita berharap semoga saat ini bisa dipadamkan dan didinginkan karena ini lahan gambut," ujarnya.
