Sumsel Catat Hotspot Tertinggi Lagi, Terdeteksi 449 Titik di 14 Daerah

Sumatera Selatan

Sumsel Catat Hotspot Tertinggi Lagi, Terdeteksi 449 Titik di 14 Daerah

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 21 Agu 2026 20:00 WIB
Ilustrasi titik panas dari BMKG. (GEmini AI)
Ilustrasi titik panas dari BMKG. (Foto: Gemini AI)
Palembang -

Titik panas atau hotspot harian di Sumatera Selatan (Sumsel) melonjak drastis. Sebanyak 449 titik terdeteksi pada Kamis (20/8/2026), menjadi yang tertinggi sepanjang 2026.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan 449 titik panas itu terdeteksi di 14 kabupaten/kota di Sumsel. Sebanyak 382 titik di antaranya terdeteksi di lahan mineral dan 67 titik lainnya berada di lahan gambut.

"Hotspot pada Kamis mencapai 449 titik. Ini merupakan yang tertinggi sepanjang tahun 2026," ujar Sudirman, Jumat (21/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi. Tercatat 133 titik terpantau di wilayah tersebut, terdiri dari 96 titik di lahan mineral dan 37 titik di lahan gambut.

Selanjutnya, Muara Enim dan Musi Banyuasin (Muba) masing-masing mencatat 68 titik hotspot. Deteksi hotspot d lahan gambut di Muara Enim sebanyak 5 titik dan Muba 19 titik. Kemudian Banyuasin sebanyak 33 titik (2 di gambut) dan Ogan Ilir sebanyak 30 titik.

ADVERTISEMENT

"Lonjakan hotspot ini melampaui catatan hotspot tertinggi sebelumnya yang terjadi pada 12 Agustus 2026. Saat itu, jumlah hotspot di Sumsel tercatat sebanyak 278 titik," katanya.

"Hanya di Pagar Alam, Lubuklinggau, dan Prabumulih yang nihil hotspot," sambungnya.

Menurutnya, peningkatan ini terjadi karena Sumsel sudah memasuki puncak musim kemarau. Kondisi itu membuat potensi hotspot ini terus mengalami lonjakan. Bahkan dalam beberapa hari ke depan.

"Hotspot ini bukan titik api, tapi tetap harus diwaspadai karena berpotensi terbakar akibat vegetasi yang kian mengering, dengan meninjau ke lapangan," jelasnya.

Dengan tambahan 449 titik pada 20 Agustus, secara kumulatif sepanjang 1-20 Agustus 2026 jumlah hotspot di Sumsel telah mencapai 2.924 titik. Sedangkan secara tahunan (hingga 20 Agustus) terdeteksi sebanyak 6.494 titik.



(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads