Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) masih berpeluang diguyur hujan ringan pada 21-28 Agustus 2026. Kondisi tersebut terjadi di tengah dominasi angin timuran dan musim kemarau yang telah berlangsung di seluruh wilayah Sumsel.
Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Siswanto mengatakan dinamika atmosfer di Sumsel masih menunjukkan adanya aliran massa udara yang didominasi angin timuran. Meski demikian, masih terpantau belokan angin di sekitar wilayah ekuator yang dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah.
"Untuk kondisi dinamika atmosfer satu minggu ke depan, aliran massa udara di Sumsel masih didominasi oleh angin timuran. Namun, masih terdapat belokan angin di sekitar ekuator," ujar Siswanto, Kamis (20/8/2026)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siswanto menjelaskan, seluruh wilayah Sumsel saat ini telah memasuki musim kemarau. Meski begitu, kondisi atmosfer tersebut masih memungkinkan terjadinya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.
"Untuk tanggal 21 sampai 24 Agustus, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di wilayah Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Lubuklinggau," ujarnya.
Sementara itu, pada periode 25-28 Agustus 2026, potensi hujan ringan juga diprediksi terjadi di beberapa wilayah berbeda.
"Diprakirakan hujan ringan pada 25-28 Agustus kembali terjadi di OKU, OKU Selatan, OKU Timur, dan Muara Enim," terangnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca. Sebab, kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu sehingga perkembangan cuaca perlu terus dipantau.
"Masyarakat kami imbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu," tukasnya.
