Lepas Rombongan Siswa ke Sekolah Rakyat OKI, Sekda Sumsel Tekankan Ini

Sumatera Selatan

Lepas Rombongan Siswa ke Sekolah Rakyat OKI, Sekda Sumsel Tekankan Ini

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Selasa, 11 Agu 2026 21:00 WIB
Pelepasan siswa ke Sekolah Rakyat di OKI.
Sekda Sumsel Edward Candra melepas siswa ke Sekolah Rakyat di OKI. (Foto: Dok. Pemprov Sumsel)
Palembang -

Sekretaris Daerah Sumatera Selatan Edward Candra melepas rombongan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 31 Palembang yang akan ditempatkan di sekolah rakyat permanen di Ogan Komering Ilir (OKI). Dia meminta siswa mengikuti pendidikan dengan baik dan tidak ragu bermimpi, serta memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya.

Katanya, pemerintah telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menunjang proses pendidikan, termasuk sarana dan prasarana, tempat tinggal, serta kebutuhan makan dalam program tersebut.

"Jangan ragu untuk bermimpi. Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas dan sarana prasarana, makan dan tempat tidur. Semuanya disediakan. Inilah kesempatan kalian untuk belajar sungguh-sungguh dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kesempatan ini terbuang sia-sia," ujarnya saat melepas 80 rombongan siswa, orang tua, guru, dan pendamping menuju sekolah rakyat di OKI, Minggu (9/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para siswa selanjutnya akan mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Edward mengatakan keberangkatan para siswa menuju Sekolah Rakyat merupakan momen bersejarah sekaligus awal perjuangan meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.

"Ini menjadi awal dari perjuangan untuk memutus rantai keterbatasan. Kita semua mengiringi dengan dukungan dan doa agar adik-adik lancar dan sukses menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat," katanya.

ADVERTISEMENT

Program gagasan Presiden Prabowo Subianto ini katanya, untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pendidikan tanpa memandang kondisi ekonomi maupun status sosial.

"Program Sekolah Rakyat dibentuk agar pendidikan bisa didapatkan oleh seluruh masyarakat, tidak memandang ekonomi maupun status. Semua orang memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan," katanya.

Program ini juga akan terus dilanjutkan dan dikembangkan. Pemerintah tengah mendorong kabupaten/kota di Sumsel memiliki sekolah rakyat, sehingga semakin banyak anak mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan.

"Ke depan, kabupaten/kota akan ada sekolah rakyat. Selanjutnya akan segera dibentuk agar semakin banyak anak yang bisa mengenyam pendidikan," jelasnya.

Edward juga menekankan pentingnya kedisiplinan bagi para siswa selama menjalani pendidikan di sekolah berasrama. Menurutnya, kebiasaan disiplin yang dibangun sejak dini akan menjadi modal penting bagi masa depan.

"Disiplin dan ikuti aturan, karena modal utama sekolah asrama seperti ini adalah disiplin. Semua diatur dan dibiasakan untuk disiplin. Kalau sudah disiplin, ini akan menjadi modal kalian di masa mendatang," tegasnya.

Selain disiplin, Edward meminta para siswa aktif berinteraksi dengan guru dan menghormati guru yang akan mendampingi dalam proses menimba ilmu. Dia juga mengingatkan para siswa untuk menghormati dan menghargai orang tua karena keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari pengorbanan dan doa orang tua.

"Kalian juga harus saling menjaga persaudaraan, karena nantinya kalian sama-sama memiliki tujuan yang sama," katanya.

Edward juga menegaskan bahwa keberangkatan siswa mengikuti Program Sekolah Rakyat bukanlah momen untuk menjauhkan hubungan antara anak dan orang tua. Sebaliknya, program tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan anak-anak kepada masa depan yang lebih cerah.

"Ini bukan momen untuk menjauhkan anak dan orang tua, tetapi hari ini adalah momen untuk mendekatkan anak-anak kita kepada masa depan yang lebih cerah. Kita doakan anak-anak kita dan percayakan program pemerintah ini yang sudah diatur sebaik-baiknya," tukasnya.



(rep/rep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads