Sekolah Rakyat di OKI Ditarget Operasional 13 Juli, Tahap Awal Terima 300 Siswa

Sumatera Selatan

Sekolah Rakyat di OKI Ditarget Operasional 13 Juli, Tahap Awal Terima 300 Siswa

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 10 Jul 2026 08:31 WIB
Salah satu ruang kelas Sekolah Rakyat di OKI.
Foto: Salah satu ruang kelas Sekolah Rakyat di OKI. (Dok. Istimewa)
OKI -

Sekolah Rakyat di Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, akan memulai tahun ajaran baru 2026/2027 pada 13 Juli. Sekolah yang berada di Kecamatan Teluk Gelam ini dinilai sudah siap digunakan.

Bupati OKI Muchendi Mahzareki juga telah meninjau progres pembangunan untuk memastikan seluruh fasilitas dan infrastruktur pendukung siap digunakan. Dia memastikan tidak hanya penyelesaian bangunan utama, tetapi juga kesiapan jaringan listrik, pasokan air bersih, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya.

"Kami datang untuk memastikan seluruh progres pembangunan berjalan sesuai rencana. Yang kami cek bukan hanya gedungnya, tetapi juga infrastruktur pendukung seperti listrik, air bersih, dan fasilitas lainnya. Harapan kami, semuanya sudah berfungsi dengan baik saat Sekolah Rakyat mulai beroperasi pada 13 Juli nanti," ujar Muchendi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada tahap awal, Sekolah Rakyat di Teluk Gelam akan menampung sekitar 300 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA. Pemkab OKI menargetkan kapasitas sekolah tersebut dapat berkembang hingga 900 siswa sesuai daya tampung yang telah dirancang.

Program ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk kelompok desil 1 dan 2. Program ini menjadi upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Sekolah Rakyat iru dibangun di atas lahan seluas sekitar 9 hektare dengan konsep sekolah berasrama.

ADVERTISEMENT

"Sekolah Rakyat memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas. Fasilitas yang tersedia, mulai dari ruang belajar, asrama, lapangan olahraga, hingga dapur, tidak kalah dengan sekolah berasrama lainnya. Seluruh pembiayaannya juga ditanggung negara," jelasnya.

Perwakilan PT Waskita Suwardi mengatakan pihaknya berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan.

"Kami tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal. Pada 13 Juli nanti kami akan menyerahkan bangunan yang siap digunakan untuk menampung 300 siswa pada tahap pertama," kata Suwardi.

Fasilitas yang akan diserahterimakan meliputi ruang kelas, empat unit asrama, satu dapur utama, dua ruang makan, masjid, serta fasilitas penunjang lainnya untuk kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial OKI Dwi M Muzawal mengatakan pemerintah daerah juga menyiapkan masa transisi menuju operasional sekolah. Persiapan meliputi penetapan peserta didik, pembentukan tim transisi, dukungan tenaga pendidik, hingga sosialisasi kepada masyarakat.

"Kami memberikan dukungan penuh mulai dari penetapan siswa, sosialisasi kepada masyarakat, hingga mobilisasi guru dan siswa agar pelaksanaan Sekolah Rakyat berjalan sesuai rencana," imbuhnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads