Ditembak Oknum Petugas Lapas, Pencuri Durian di Lubuklinggau Meninggal

Sumatera Selatan

Ditembak Oknum Petugas Lapas, Pencuri Durian di Lubuklinggau Meninggal

M Rizky Pratama - detikSumbagsel
Kamis, 06 Agu 2026 21:30 WIB
Ilustrasi
Foto: Ilustrasi jasad (Dok.Detikcom)
Lubuklinggau -

Aldi Darma Putra, pelaku pencurian buah durian serta korban penembakan yang dilakukan oknum petugas Lapas Lubuklinggau berinisial IG dinyatakan meninggal dunia. Korban meninggal setelah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Palembang.

Diketahui korban meninggal dunia di Rumah Sakit Musi Medika Cendikia (MMC) Palembang pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas Kelas IIA Lubuklinggau, Imam Purwanto mengatakan usai kejadian penembakan tersebut, pihaknya sudah membantu proses pengobatan korban sebelum akhirnya ia dinyatakan meninggal dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami dari Lapas Kelas IIA Lubuklinggau sudah berupaya maksimal membantu korban mulai dari perawatan hingga dua kali operasi. Untuk operasi ketiga belum sempat dilakukan karena pada Rabu sekitar pukul 21.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit MMC Palembang," katanya, Kamis (6/8/2026).

Imam menjelaskan usai kejadian penembakan pada Sabtu (25/7/2026), korban langsung menjalani operasi pertama di Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk mengeluarkan proyektil peluru di tubuhnya.

ADVERTISEMENT

Selain luka tembak, korban juga mengalami cedera pada bagian pinggang yang diduga karang ia terjatuh dari pohon durian sehingga dilakukan opera yang kedua. Total biaya kedua operasi tersebut mencapai Rp 44 juta.

"Setelah itu ada pembengkakan di bagian usus sehingga Rumah Sakit AR Bunda merujuk korban ke Rumah Sakit MMC Palembang. Pada Rabu (5/8/2026) pagi korban diberangkatkan ke Palembang, namun sebelum sempat menjalani operasi lanjutan, korban meninggal dunia," ujarnya.

Imam mengatakan pihaknya telah mendatangi rumah duka yang berada di Jalan Kenanga I, Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan bantuan kepada keluarga korban.

"Tadi kami sudah datang ke rumah duka untuk memberikan beberapa bantuan guna meringankan beban keluarga korban. Alhamdulillah, kedatangan kami diterima dengan baik oleh pihak keluarga," ungkapnya.

Terkait kasus penembakan tersebut, Imam mengatakan pihaknya telah melaporkan perkembangan kasus tersebut kepada Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sumsel. Menurutnya. Selain itu, IG juga telah ditarik dari tugasnya dan sedang menjalani proses pemeriksaan.

"Untuk kejadian penembakan kemarin, oknum petugas yang melakukan penembakan yakni IG sudah kami laporkan ke Kakanwil. Ia juga sudah ditarik untuk dimintakan pertanggungjawaban dan sedang diperiksa. Untuk keputusan selanjutnya menjadi kewenangan Kakanwil," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial A ditembak menggunakan senjata api oleh oknum petugas lapas Lubuklinggau yakni IG saat hendak mencuri durian miliknya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.

Diketahui saat itu IG memergoki A yang diduga sedang memanjat pohon durian di depan rumahnya. Diduga kesal karena buah duriannya hendak dicuri, IG kemudian mengeluarkan senjata api dan menembak korban hingga mengenai bagian perut.

Akibat luka tembak tersebut, A tersungkur dan kemudian dievakuasi warga ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau dikarenakan luka parah di bagian perutnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads