Pemilik kebun berinisial IG yang menembak pencuri durian di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, berinisial A (20) diduga oknum petugas lapas. Saat ini, korban masih dalam perawatan medis usai ditembak pelaku.
Orang tua sambung korban bernama Ardi (37) mengatakan hingga kini A masih menjalani perawatan usai menjalani operasi di Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau akibat luka tembak di bagian perut.
Ardi mengaku pihak keluarga belum dapat meminta keterangan langsung dari korban karena kondisinya masih sangat lemah. Informasi yang mereka peroleh sejauh ini baru berasal dari pihak kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami belum dapat informasi lengkapnya, karena korban ini masih lemah belum bisa ditanya, baru dapat informasi dari polisi," katanya, Senin (27/7/2026).
Menurut Ardi, informasi yang diterima keluarga menyebutkan korban masuk ke rumah seseorang untuk mencuri durian milik salah satu petugas Lapas Lubuklinggau. Namun ia menilai aksi penembakan tersebut tidak dapat dibenarkan.
"Sekarang masih simpang siur, setahu kami anak kami itu pencari barang rongsokan keliling, bukan pencuri. Dapat kabar juga pemilik pohon durian itu orang (petugas) lapas, cuman kami belum tahu pasti karena fokus dengan kondisi korban dulu," ujarnya.
"Tapi pertanyaannya kalau pun masuk ke rumah orang atau ditemukan sedang di batang durian tidak perlu ditembak, cukup diperingatkan saja," sambungnya.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengatakan pihak penyidik masih mendalami kasus tersebut.
"Saat ini masih proses lidik (penyelidikan)," katanya.
Sementara itu, pihak Lapas Kelas IIA Lubuklinggau belum memberikan keterangan pasti saat didatangi detikSumbagsel terkait dugaan pelaku penembakan yang diduga merupakan oknum petugas lapas.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial A ditembak menggunakan senjata api oleh pria berinisial IG setelah diduga hendak mencuri buah durian.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Sabtu (25/7/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, IG memergoki A yang diduga sedang memanjat pohon durian di depan rumahnya. Diduga kesal karena buah duriannya hendak dicuri, IG kemudian mengeluarkan senjata api dan menembak korban hingga mengenai bagian perut.
Akibat luka tembak tersebut, A tersungkur dan kemudian dievakuasi warga ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi kini masih menyelidiki kasus penembakan tersebut, termasuk mengungkap kronologi dan motif pasti kejadian.
