Sumatera Selatan

Sumsel Catat Hotspot Harian Tertinggi 2026, Terdeteksi 189 Titik

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Rabu, 05 Agu 2026 22:41 WIB
Sebaran 189 titik panas di Sumsel. (Foto: Dok. BPBD Sumsel)
Palembang -

Jumlah titik panas atau hotspot di Sumatera Selatan melonjak signifikan pada awal Agustus 2026. Dalam empat hari pertama bulan ini, total hotspot telah mencapai 515 titik, dengan puncak 4 Agustus yang tercatat 189 titik. Angka harian itu tertinggi sepanjang 2026.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan tren peningkatan hotspot terus terjadi sejak awal Agustus. Berdasarkan data pemantauan, pada 1 Agustus terdeteksi 96 titik, kemudian meningkat menjadi 117 titik pada 2 Agustus, 113 titik pada 3 Agustus, dan melonjak menjadi 189 titik pada 4 Agustus.

"Total hotspot selama empat hari pertama Agustus mencapai 515 titik. Bahkan, pada 4 Agustus tercatat 189 hotspot, tertinggi untuk data harian sepanjang tahun 2026," ujar Sudirman, Rabu (5/8/2026).

Ke-189 titik itu terdeteksi di 14 kabupaten/kota. Tak hanya terpantau di lahan mineral, hotspot itu juga tercatat di lahan gambut yang mencapai 70 titik. Hotspot terbanyak di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), yang mencapai 69 titik.

"Sebanyak 60 titik di antaranya terpantau di lahan gambut dan 9 titik lainnya di lahan mineral," katanya.

Dia menilai, peningkatan jumlah titik panas itu menunjukkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih tinggi seiring masuknya Sumsel pada puncak musim kemarau 2026.

"Hotspot belum tentu titik api, tetapi menjadi sinyal awal yang harus segera diverifikasi agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi karhutla yang lebih luas," tambahnya.

Secara akumulatif sejak 1 Januari-4 Agustus 2026, jumlah hotspot di Sumsel telah mencapai 4.085 titik. Wilayah paling banyak titik panas tercatat di Muara Enim 655 titik, Muba 645 titik, Lahat 495 titik, OKI 437 titik, dan Muratara 327 titik.

Katanya, satgas gabungan karhutla Sumsel terus meningkatkan patroli darat dan udara, pemantauan hotspot, hingga upaya pemadaman di wilayah yang terindikasi terjadi kebakaran.

Masyarakat juga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.



Simak Video "Berfoto Bersama Gajah dan Menikmati Interaksi Seru di Palembang"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB