Kios dan 3 Kontrakan di Palembang Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Sumatera Selatan

Kios dan 3 Kontrakan di Palembang Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 04 Agu 2026 18:30 WIB
Kebakaran di Palembang hanguskan kios dan kontrakan
Kebakaran di Palembang hanguskan kios dan kontrakan (Foto: Istimewa/Polsek Plaju)
Palembang -

Kebakaran melanda dua unit kios dan tiga kamar kontrakan di Palembang, Sumatera Selatan. Penyebab kebakaran itu masih dalam penyelidikan polisi.

Kebakaran itu terjadi Jalan Kapten Abdullah, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Palembang, Selasa (4/8/2026) pagi. Beruntung dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Kapolsek Plaju AKP Sutioso mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan bangunan tersebut.

"Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Dugaan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Sutioso, Selasa (4/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata Sutioso, berdasarkan keterangan saksi Jule (27), saat itu dirinya sedang berada di kounter handphone. Tiba-tiba api muncul dari bagian belakang bangunan dan dengan cepat membakar ruangan.

ADVERTISEMENT

Melihat kobaran api semakin membesar, saksi bersama warga berusaha menyelamatkan barang-barang di dalam kios. Namun, api dengan cepat membesar sehingga barang-barang tidak sempat dievakuasi.

"Warga kemudian berusaha membantu memadamkan api sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang," ujarnya.

Sekitar pukul 10.45 WIB, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Palembang dibantu dua unit mobil pemadam dari Pertamina RU III Plaju tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setelah berjibaku selama sekitar 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 WIB.

Akibat kejadian itu, dua unit kios berukuran 7x5 meter per segi dan tiga kamar bedeng atau kontrakan berukuran 5x5 meter per segi mengalami kerusakan akibat terbakar.

"Untuk sumber api masih kami selidiki. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan di lokasi," ujarnya.



(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads