Lampung

Mobil Grand Max Diduga Angkut BBM Terbakar di Bypass Bandar Lampung

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Kamis, 30 Jul 2026 19:00 WIB
Foto: Mobil yang terbakar di Bandar Lampung (Dok. Damkarmat Bandar Lampung)
Bandar Lampung -

Satu unit mobil Daihatsu Grand Max diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) terbakar di Jalan Soekarno-Hatta atau Bypass, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung. Peristiwa itu viral di media sosial, sementara pengemudi kendaraan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Dalam video yang beredar, perekam menyebut mobil tersebut diduga membawa BBM hasil pengecoran sebelum akhirnya terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 23.21 WIB.

"Petugas langsung menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit armada dari Pos Siaga Tanjung Senang, Pos Siaga Labuhan Ratu, dan Mako Tendean. Kami tiba sekitar pukul 23.24 WIB," kata Anthoni saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).

Setibanya di lokasi, petugas mendapati satu unit Daihatsu Grand Max bernomor polisi BE-8047-AMI telah dilalap api. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 00.26 WIB.

"Objek yang terbakar satu unit mobil Daihatsu Grand Max. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ujarnya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, kebakaran diduga dipicu korsleting pada sistem pengapian kendaraan. Percikan api kemudian diduga menyambar tangki bahan bakar sehingga kobaran api dengan cepat membesar.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.

Anthoni juga mengungkapkan, saat petugas tiba di lokasi, pengemudi kendaraan sudah tidak berada di tempat. Petugas pun tidak menemukan dokumen maupun identitas yang dapat mengarah kepada pemilik mobil.

"Pengemudi diduga langsung meninggalkan lokasi. Surat-surat kendaraan juga tidak ditemukan sehingga identitas pemilik maupun pengemudi masih belum diketahui," ungkapnya.

Sebanyak 12 personel diterjunkan dalam proses pemadaman dengan menghabiskan dua tangki air. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 40 juta.

Terkait dugaan mobil mengangkut BBM hasil pengecoran sebagaimana narasi yang beredar di media sosial, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kepolisian. Dugaan tersebut masih didalami bersamaan dengan penyelidikan penyebab kebakaran.



Simak Video "Video VIVO dan BP Batal Beli BBM dari Pertamina"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB