Paradise Surf Camp di Pesisir Barat Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Lampung

Paradise Surf Camp di Pesisir Barat Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Selasa, 28 Jul 2026 15:30 WIB
Penginapan Paradise Surf Camp di Lampung terbakar.
Penginapan Paradise Surf Camp di Lampung terbakar. (Foto: Dok. Polres Pesisir Barat)
Lampung -

Penginapan Paradise Surf Camp di Pekon Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, terbakar. Empat kamar losmen dan satu bangunan bar ludes terbakar. Kerugian akibat peristiwa itu ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 17.45 WIB. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB, setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

Kasatreskrim Polres Pesisir Barat Iptu Meidy Hariyanto mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar tadi malam terjadi kebakaran di Paradise Surf Camp, Pekon Tanjung Setia. Tidak ada korban jiwa ataupun korban luka, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta," ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Meidy menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan bernama Reno. Saat itu, ia melihat kobaran api berasal dari salah satu ruangan di samping area bar.

ADVERTISEMENT

Reno kemudian memberi tahu seorang karyawan losmen bernama Dahlia. Karyawan tersebut langsung meminta bantuan warga sekitar. Sementara seorang warga lainnya melaporkan kejadian itu kepada anggota Polres Pesisir Barat.

Sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang, warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Setelah tiga unit mobil damkar tiba, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 19.30 WIB.

Akibat kebakaran itu, empat unit kamar losmen dan satu bangunan bar hangus terbakar. Sejumlah barang berharga beserta dokumen penting milik pemilik maupun tamu juga ikut musnah dilalap api.

"Dokumen identitas seperti KTP, SIM, paspor, STNK, dan BPKB kendaraan ikut terbakar," ujarnya.

Selain dokumen pribadi, dua paspor milik warga negara Australia atas nama Green Taila Jane dan Stokes Jahli Broke turut hangus. Kebakaran juga memusnahkan tiga HP, dua kulkas, dua mesin chiller, dua freezer, papan selancar, perlengkapan kafe dan penginapan, serta dokumen kepemilikan perhiasan emas.

Tak hanya itu, uang tunai sebesar Rp 20 juta milik pemilik losmen dan Rp 7 juta milik tamu dilaporkan ikut terbakar.

Saat ini, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," tukasnya.



(rep/rep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads